<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133737">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI LIPID TOTAL DARI MIKROALGA HIJAU UNTUK PRODUKSI SERTA KARAKTERISASI BIODIESEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irfan Fahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Kimia</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Biodiesel adalah bahan bakar alami yang terbuat dari trigliserida yang direaksikan &#13;
dengan alkohol. Tingginya permintaan bahan bakar telah menyebabkan perluasan &#13;
lahan kelapa sawit yang berlebihan karena minyak kelapa sawit merupakan bahan &#13;
baku utama pembuatan biodiesel. Bahan baku alternatif yang sangat potensial untuk &#13;
biodiesel adalah mikroalga hijau. Sebagai mikroorganisme fotoautotrof, mikroalga &#13;
hijau memiliki keunggulan dalam efisiensi penggunaan nutrien dan lahan. Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk menentukan potensi mikroalga hijau sebagai bahan baku &#13;
biodiesel dengan memvariasikan laju aerasi untuk mengamati dampaknya pada &#13;
produktivitas sel dan komposisi asam lemak metil ester yang dihasilkan. Mikroalga &#13;
hijau yang digunakan dalam penelitian ini memiliki kekerabatan dekat Tetraselmis sp &#13;
SMS-19 dengan homologi mencapai 96% berdasarkan identifikasi filogenetik &#13;
menggunakan gen 18S rRNA. Isolasi lipid dilakukan menggunakan metode kimia &#13;
dengan pelarut organik. Penentuan yield lipid dilakukan secara gravimetri dan &#13;
analisis biodiesel dilakukan menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa laju aerasi 7 L/menit memiliki produktivitas sel tertinggi dibandingkan &#13;
dengan laju aerasi 3,5 L/menit. Namun, yield lipid yang dihasilkan pada media &#13;
dengan laju aerasi 3,5 L/menit mencapai 21,05%, sementara laju aerasi 7 L/menit &#13;
memiliki yield lipid sebesar 15,6%. Komponen utama biodiesel mikroalga adalah &#13;
hexadecanoic acid, methyl ester, dan 9-octadecenoic acid (Z)-, methyl ester dengan &#13;
proporsi masing-masing sebesar 41,69% dan 51,56% pada laju aerasi 3,5 L/menit, &#13;
serta 41,72% dan 38,42% pada laju aerasi 7 L/menit. Kandungan metil ester tertinggi &#13;
diperoleh pada laju aerasi 3,5 L/menit, yaitu mencapai 99,21%, dan 98,77% pada laju &#13;
aerasi 7 L/menit. Biodiesel yang dihasilkan dikarakterisasi berdasarkan stabilitas &#13;
oksidasi, viskositas, gravitasi spesifik, titik kabut, dan angka setana. Hasil &#13;
karakterisasi menunjukkan bahwa mikroalga hijau mampu menghasilkan biodiesel &#13;
yang memenuhi standar SNI 7182 (2015).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133737</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-28 17:12:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 15:30:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>