Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN DI ACEH JAYA
Pengarang
Almunawarah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yopi Ilhamsyah - 198104062005011002 - Dosen Pembimbing I
Khairunnisa - 199209232022032013 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1911101010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : ., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) terjadi antar tahunan yang bersumber dari
Samudera Hidia. Fenomena IOD memberikan pengaruh yang signifikan terhadap naik
dan turunnya intensitas curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya Kabupaten Aceh
Jaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis klimatologi, menganalisis variabilitas
curah hujan dan menganalisis pengaruh fenomena IOD terhadap anomali curah hujan
bulanan Kabupaten Aceh Jaya periode 1981-2011. Data yang digunakan pada penelitian
ini diantaranya, data curah hujan bulanan yang bersumber dari Climate Hazards Group
InfraRed Precipitation with Station data (CHIRPS) dan data Dipole Mode Index yang
bersumber dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Terdapat
tiga metode yang digunakan, diantaranya metode perata-rataan sederhana, Empricial
Orthogonal Function (EOF) dan uji statistik menggunakan Uji-T. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa Kabupaten Aceh Jaya memiliki pola curah hujan ekuatorial
dengan dua kali puncak/maksimum hujan dalam setahun. Dari rata-rata akumulasi
bulanan, curah hujan maksimum terjadi pada bulan Mei s.d Juni (328 mm) dan bulan
Oktober (352 mm). Sedangkan curah hujan minimum terjadi pada bulan Juli (148 mm).
Analisis EOF Kabupaten Aceh Jaya menggunakan tiga mode, yaitu EOF 1, EOF 2 dan
EOF 3. Masing-masing nilai dari mode EOF dapat menjelaskan varians total >90%. Dari
analisis uji-t didapatkan pengaruh fenomena IOD terhadap varibilitas curah hujan
Kabupaten Aceh Jaya berada pada tingkat moderate. Pengaruh tertinggi ditunjukkan
pada bulan Oktober dengan nilai korelasi moderate, sebesar 35,5% keragaman anomali
curah hujan disebabkan oleh IOD. Hal ini sangat memungkinkan melihat bagaimana
perairan Aceh yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia menyebabkan
wilayah Aceh mendapatkan pengaruh yang signifikan.
Kata Kunci: Indian Ocean Dipole, Dipole mode index, Empricial Orthogonal Function,
CHIRPS, Uji-T, Perairan Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENGARUH FENOMENA INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP CURAH HUJAN DI ACEH SELATAN (RATNA PERMATASARI, 2021)
PENGARUH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP CURAH HUJAN DAN SEA SURFACE TEMPERATURE (SST) DI PERAIRAN ACEH (NURFARIZA, 2025)
ANALISIS KEKERINGAN DI KAWASAN PESISIR TIMUR ACEH BERDASARKAN INDEKS KEKERINGAN METEOROLOGI (Dina Mikial Khaira, 2024)
STUDI VARIABILITAS SUHU DAN SALINITAS SAAT TERJADINYA FENOMENA INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) POSITIF DAN NEGATIF DI KAWASAN PERAIRAN SELAT MALAKA MENGGUNAKAN MODEL HAMSOM (oky ikhramullah, 2015)
HUBUNGAN NILAI DIPOLE MODE TERHADAP CURAH HUJAN DI ACEH BESAR (wardi, 2013)