<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133639">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBIJAKAN REALISASI INVESTASI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU ACEH DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dea Shakira Rotami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh memiliki tupoksi untuk memfasilitasi investor di Aceh. Investasi belum dapat membawa perubahan untuk masyarakat di Aceh disebabkan hambatan-hambatan yang menyebabkan investasi di Aceh masih tertinggal dengan daerah yang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebijakan yang diambil oleh DPMPTSP Aceh dalam mengatasi hambatan realisasi investasi yang ada di Aceh dan Untuk memahami realisasi kebijakan investasi untuk pembangunan berkelanjutan menjadi urgensi yang harus diselesaikan. Penelitian ini menggunakan teori kebijakan dan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan masih terdapat hambatan dalam menyukseskan investasi di Aceh seperti masih berbelit-belitnya regulasi, terdapat pungli, daya serap tenaga kerja lokal yang masih sedikit, SDM yang tidak memadai, infrastruktur belum optimal, dan hanya beberapa sektor saja yang dilirik oleh para investor, dan Kebijakan Pergub Nomor 22 Tahun 2023 tentang Tata Cara Sewa Tanah dan/atau Bangunan miliki Pemerintah Aceh untuk mendukung investasi yang berkelanjutan masih belum optimal, investasi menjadi urgensi yang harus diselesaikan karena akan membantu Aceh ketika Dana otsus berakhir. Untuk itu, diharapkan DPMPTSP Aceh dapat melakukan bekerja dengan lebih baik dan melibatkan masyarakat agar investasi untuk pembangunan berkelanjutan dapat direalisasikan. Perlunya kebijakan untuk mengatasi hambatan yang ada dalam proses realisasi investasi di Aceh dan menyadari akan pentingnya meningkatkan pembangunan berkelanjutan di Aceh dan melakukan sosialisasi.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kebijakan, Realisasi Investai, Pembangunan Keberlanjutan, DPMPTSP Aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133639</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 16:00:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 11:34:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>