<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133607">
 <titleInfo>
  <title>RAGAM TUTUR BAHASA JAMEE ETNIS TIONGHOA DI TAPAKTUAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuli Chandra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul &quot;Ragam Tutur Bahasa Jamee Etnis Tionghoa di Tapaktuan&quot;  membahas masalah  ragam  tutur  bahasa  Jamee  etnis  Tionghoa  dalam interaksi  sosial  sehari-hari dalam komunitas  etnis Tionghoa.  Masalah pokok  yang diteliti  dalam penelitian  ini adalah bagaimanakah  ragam  tutur bahasa Jamee  etnis Tionghoa dalam interaksi sosial sehari-hari dalam komunitas etnis Tionghoa. Tujuan penelitian  ini  mendeskripsikan  ragam  tutur  bahasa  Jamee  etnis   Tionghoa  dalam interaksi sosial sehari-hari dalam komunitas etnis Tionghoa. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini   adalah  metode deskriptif dengan pengumpulan  data dilakukan teknik pengamatan  dan wawancara.  Sumber data dalam  penelitian  ini adalah etnis Tionghoa   penutur   bahasa   Jamee   yang   berdiam   di   wilayah   Tapaktuan.   Hasil penelitian    rnenunjukkan  bahwa  ragarn  tutur  bahasa   Jamee  etnis  Tionghoa   di Tapaktuan dalam interaksi sosial sehari-hari  dalam komunitas etnis Tionghoa mengakibatkan   terjadinya   percampuran   bahasa  yang  tidak   terelakkan   sehingga  terjadinya  campur  kode.  Campur  kode  (code-mixing)    dalam  ragam  tutur bahasa Jamee   etnis  Tionghoa   di    Tapaktuan   dalam  interaksi   sosial  sehari-hari   dalam komunitas  etnis  Tionghoa  dapat  digolongkan  dalam  bentuk  interferensi,  yaitu  (1) penyisipan   unsur-unsur   yang  berbentuk  kata,  (2)  penyisipan   unsur-unsur   yang berbentuk  frasa, (3) penyisipan unsur-unsur yang berbentuk perulangan kata, (4) penyisipan  unsur-unsur  yang  berbentuk: ungkapan   atau  idiom, dan (5) penyisipan unsur-unsur yang berbentuk klausa. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133607</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 15:21:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 15:21:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>