<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133587">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR INDIVIDU, KELUARGA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PENYALAHGUNAAN SABU-SABU DI ACEH SEBAGAI BENCANA SOSIAL (STUDI KASUS PASIEN SABU-SABU DI BNNP ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marlitha Nusa Prashayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa yang paling mempengaruhi terjadinya penyalahgunaan sabu-sabu di masyarakat   Aceh dan menganalisis pengaruh dari faktor individu, faktor keluarga dan faktor lingkungan sosial terhadap penyalahgunaan sabu-sabu di masyarakat Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau sensus. Teknik sensus adalah teknik penentuan sampel terhadap semua anggota populasi yang digunakan sebagai sampel karena jumlah populasi yang relatif kecil, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 36 orang yang mana keseluruhannya merupakan pasien yang sedang di rehab di BNNP Aceh. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Untuk  menguji  pengaruh  faktor  individu,  faktor  keluarga,  dan  faktor  lingkungan sosial terhadap penyalahgunaan sabu-sabu dilakukan dengan model analisis regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga variabel bebas (faktor  individu,  faktor  keluarga,  dan  faktor  lingkugan  sosial)  terhadap penyalahgunan   sabu-sabu   dapat   disimpulkan   jika   variabel   individu   memiliki pengaruh terbesar terhadap penyalahgunaan sabu-sabu karena mereka beranggapan bahwa kontrol atas diri mereka sendirilah yang mengarahkan mereka untuk menggunakan  atau  tidak  menggunakan  sabu-sabu.  Hasil  analisis  untuk  faktor Individu memiliki pengaruh sebesar 0,266 dengan tingkat signifikan 0,007, untuk faktor keluarga memiliki pengaruh sebesar 0,260 dengan tingkat signifikan 0,042, untuk faktor lingkungan sosial memiliki pengaruh sebesar 0,207 dengan tingkat signifikan 0,035 terhadap penyalahgunaan sabu-sabu Masyarakat di Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata    kunci:    faktor    individu,    faktor    keluarga,    faktor    lingkungan    sosial, penyalahgunaan sabu-sabu &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 14:58:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 08:03:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>