<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133577">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BATANG JOHAR (CASSIA SIAMEA LAMK.) TERHADAP KADAR GULA DARAH TIKUS YANG DIINDUKSI DENGAN STREPTOZOTOCIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tri Ayu Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas penurunan kadar gula darah dari ekstrak kulit batang johar (Cassia siamea Lamk.). Hasil maserasi yang diperoleh pada ekstrak etanol, ekstrak n-heksana, ekstrak etil asetat, dan ekstrak etanol hasil partisi berturut-turut yaitu sebesar 147,7222 g; 2,2127 g; 13,0405 g, dan 9,8280 g dengan masing-masing rendemen yaitu 4,92%, 0,07%, 0,43%, dan 0,32%. Pengujian terhadap penurunan kadar gula darah ini dilakukan dengan mengunakan metode pengukuran tingkat gula darah tikus setelah pemberian streptozotocin dan setelah mendapatkan perlakuan tertentu. Data kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, One Way ANOVA (Analysis of Variance), Post Hoc Duncan, dan analisis regresi probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gula darah pada tikus mengalami penurunan tertinggi pada dosis 200 dan 100 mg/kgBB setelah pemberian ekstrak etanol dan etil asetat kulit batang johar selama 7 hari, dan efek ini setara dengan penggunaan metformin pada dosis 10 mg/kgBB. Nilai ED50 yang diperoleh untuk ekstrak etanol dan etil asetat kulit batang johar adalah sebesar 48,64 dan 110,3 mg/kgBB. Nilai F yang diperoleh juga menunjukkan bahwa nilai F hitung lebih besar daripada nilai F tabel. Oleh karena itu, ekstrak etanol dan etil asetat kulit batang johar memiliki potensi besar sebagai alternatif dalam pengobatan diabetes melitus. Ekstrak etanol dan etil asetat kulit batang johar ini kemudian dilakukan analisis lebih lanjut menggunakan GC-MS, serta diperoleh senyawa lupeol yang tergolong ke dalam senyawa triterpenoid dan senyawa 1H-2-Benzopyran-1-one, 3,4-dihydro-3,8-dihydroxy-3-methyl-, (-)- yang tergolong ke dalam senyawa flavonoid sebagai senyawa aktif yang dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus putih galur wistar (Rattus norvegicus) jantan yang diinduksi dengan streptozotocin. &#13;
&#13;
Kata kunci: Cassia siamea Lamk, Diabetes melitus, Kadar gula darah, Effective Dose 50 (ED50)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 14:39:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 16:31:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>