<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133481">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTER SOSIAL MASYARAKAT ACEH DALAM HIKAYAT RANTO KARYA LEUBE ISA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUZULUL FITRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Karakter masyarakat Aceh pada zaman sekarang sudah mengalami penurunan akibat perkembangan teknologi. Masyarakat Aceh cenderung lebih egois dan individualis. Oleh karena itu, betapa pentingnya peneliti mengangkat dan membahas mengenai karakter sosial di dalam kehidupan masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk karakter sosial masyarakat Aceh dalam Hikayat Ranto karya Leube Isa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini adalah bait-bait hikayat yang mengandung karakter sosial masyarakat Aceh dalam Hikayat Ranto karya Leube Isa. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik kajian pustaka. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat delapan bentuk karakter sosial yang ada pada masyarakat Aceh dalam Hikayat Ranto karya Leube Isa, yaitu (1) peduli sosial, (2) tanggung jawab, (3) kebersamaan, (4) menghormati, (5) pengabdian, (6) cinta damai, (7) disiplin, dan (8) empati. Pertama, karakter peduli sosial, yakni masyarakat Aceh dikenal dengan kedermawanannya karena suka memberi dan membantu orang lain. Kedua, karakter tanggung jawab, yakni masyarakat Aceh memiliki rasa tanggung jawab terhadap kewajibannya melaksanakan perintah Allah Swt. Ketiga, karakter kebersamaan, yakni masyarakat Aceh dikenal memiliki sifat suka membantu orang lain dan mampu berkerja sama dengan sesama. Keempat, karakter menghormati, yakni masyarakat Aceh menghormati sesama manusia, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat. Kelima, karakter cinta damai, yakni masyarakat Aceh akan membuat orang lain merasa senang dan nyaman berada di sekitar mereka. Keenam, karakter disiplin, yakni masyarakat Aceh sangat disiplin dalam hal agama, mereka bersungguh-sungguh untuk mendapatkan sesuatu. Kedelapan karakter empati, yakni masyarakat Aceh mampu merasakan perasaan orang lain yang sedang kesusahan. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat delapan bentuk karakter sosial masyarakat Aceh dalam Hikayat Ranto karya Leube Isa.&#13;
&#13;
Kata Kunci: karakter sosial, masyarakat Aceh, Hikayat Ranto</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133481</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 23:27:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-27 08:55:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>