KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA UDANG KELONG (PENAEUS MERGUIENSIS) YANG DI DARATKAN DI PPI UJONG BAROH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA UDANG KELONG (PENAEUS MERGUIENSIS) YANG DI DARATKAN DI PPI UJONG BAROH


Pengarang

Mutia Delvi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing I
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing II
Rianjuanda - 198603092019031009 - Penguji
Teuku Haris Iqbal - 199105252024211001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2011103010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kontaminasi mikroplastik telah dilaporkan di banyak perairan dunia termasuk Indonesia. Bahkan sejumlah biota laut komersial dari perairan Indonesia telah dilaporkan terkontaminasi mikroplastik meliputi ikan, rajungan, tiram, udang dan kerang. Kontaminasi mikroplastik pada biota perairan terjadi melalui rantai makanan dan berdampak pada gangguan reproduksi, penyumbatan saluran pencernaan, dan menghambat pertumbuhan biota. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelimpahan mikroplastik pada udang kelong di PPi Ujong Baroh serta menganalisis ukuran, bentuk, warna dan jenis polimer menggunakan alat FT-IR. Sampel udang diambil secara accidental sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei eksplorasi. Pengambilan sampel udang kelong menggunakan jaring tiga lapis (trammel net) dengan jauh trip penangkapan sejauh 3-4 mil dengan kedalaman berkisar antara 20-50 meter. Ukuran mikroplastik

Microplastic contamination has been reported in many waters of the world including Indonesia. Even a number of commercial marine biota from Indonesian waters have been reported to be contaminated with microplastics including fish, crabs, oysters, shrimp and shellfish. Microplastic contamination of aquatic biota occurs through the food chain and has an impact on reproductive disorders, blockage of the digestive tract, and inhibiting biota growth. The purpose of this study was to analyze the abundance of microplastics in kelong shrimp in West Aceh Waters and analyze the size, shape, color and type of polymer using FT-IR equipment. Shrimp samples were taken by accidental sampling. The method used in this research is the exploratory survey method. Sampling kelong shrimp using a three-layer net (trammel net) with a far fishing trip as far as 3-4 miles with depths ranging from 20-50 meters. Microplastic size

Citation



    SERVICES DESK