BALAI KEBUDAYAAN MELAYU DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BALAI KEBUDAYAAN MELAYU DI BANDA ACEH


Pengarang

Yulianda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0241410067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Kebudayaan Melayu merupakan sebuah kebudayaan yang berkembang dikawasan Asia Tenggara, termasuk juga di Indonesia. Hampir semua kebudayaan yang ada di nusantara ini mendapat sentuhan budaya Melayu. Di Indonesia sendiri terdapat cukup banyak Kerajaan Melayu yang tersebar di 19 Provinsi Indonesia, termasuk juga di Aceh yang memiliki 5 buah kerajaan Melayu. Pengaruh Kebudayaan Melayu di Aceh sudah tertanam dari zaman kerajaan-kerajaan dulu dan meninggalkan jejak yang jelas nampak dalam adat budaya, maupun fisik. Banda Aceh merupakan ibukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang juga termasuk dalam jazirah Melayu. Dalam perkembanganya Banda Aceh menjadi sebuah daerah yang multi kultur.Keanekaragaman kultur tersebut sudah ada pada zaman dahulu, dimana Aceh telah membina hubungan dengan bangsa-bangsa lain di Asia bahkan sampai ke daratan Eropah. Dalam pertumbuhanya Aceh tidaklah selalu mendapat jalan yang baik, berbagai rintangan peristiwa telah dialami, mulai masa konflik yang berkepanjangan sampai musibah gempa dan stunami yang menimbulkan banyak korban. Dalam masa pemulihan dan rekonstruksi Aceh sangat perlu untuk membangun kembali mental, dan pusat-pusat budaya yang telah hancur. Untuk menumbuhkan kembali mental dan pusat-pusat kebudayaan Aceh juga perlu dibangun pusat kebudayaan lain, selain untuk mengembangkan Kebudayaan Aceh sendiri juga untuk memperkaya kebudayaan yang ada di Aceh, yang salah satunya adalah melalui perencanaan Balai Kebudayaan Melayu di Banda Aceh. Pembangunan balai kebudayaan melayu ini bertujuan untuk menjaga keutuhan kebudayaan Melayu dan juga sebagai sarana untuk mempromosikanya serta dapat menunjang pelaksanaan syari'at Islam di Banda Aceh dan dapat memberikan mamfaat baik secara ekonomi, maupun edukasi untuk masyarakat kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK