<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133245">
 <titleInfo>
  <title>SURVEI TINGKAT APLIKASI BIOSEKURITI PETERNAKAN AYAM MASYARAKAT DL KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novid Syahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan     penelitian     ini    dilakukan    untuk    mengetahui    tingkat pemahaman  dan tatalaksana  program  biosekuriti  terhadap  pemeliharaan ayam  oleh  masyarakat  di  Kecamatan  Johan  Pahlawan  Kabupaten  Aceh Barat.  Penelitian  ini dilakukan  dengan  metode  survei  pada  5 (lima) desa atau kelurahan  yaitu Kelurahan  Ujung  Kalak,  Kelurahan Suwak  lndrapuri, Desa   Lapang,   Desa  Leuhan  dan  Desa   Slang  Berandang.   Responden yang digunakan sebagai sampel ditetapkan sebanyak 40 peternak ayam. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian quesioner yang mencakup  sumber  ayam  dan tujuan  pemeliharaan,  teknik  pemeliharaan  (pemberian ransum  dan air     minum),     perkandangan,      penyakit     dan     cara penanggulangan serta  pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa sumber    ayam    yang   diperoleh   peternak    berasal   dari   hasil    yang ditetaskannya   sendiri   (77,50%);    tujuan   pemeIiharaan  ternak    ayam sebagian   besar   hanya   untuk   dikonsumsi  keluarga   (62,50%);   teknik pemeliharaan dengan cara dilepas dan membiarkannya mencari  makanan sendiri  (67,50%);   pengawasan  terhadap   penyakit  dengan   mengobati sendiri   (17,50%);   peternak   membiarkan  ayam   sakit   sembuh   sendiri (82,50%);  penanganan kematian dengan cara  menguburkan ayam yang sudah   mati   (37%);   dibuang  (30%);   pemotongan/dibunuh  (25%)   dan dibakar  (7,50%);  vaksinasi  pada  ayam  tidak  pernah  dilakukan (100%). Peternak ayam masih menjual ayamnya melalui agen/muge yang datang kelokasi peternak (42,50%).  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman pentingnya biosekuriti dalam peternakan ayam secara umum masih sangat rendah dan belum banyak diketahui oleh masyarakat peternak  di  Kecamatan  Johan  Pahlawan.  Dari sisi aplikasi biosekuriti, sebagian   besar   masyarakat    peternak    ayam   di   Kecamatan   Johan Pahlawan    belum    menerapkannya.   Hal   ini   diketahui    dengan    belum dilaksanakannya   sistem    manajemen   pemeliharaan   ayam   yang   baik, penerapan  vaksinasi  dan pengobatan  belum sama sekali dilakukan,  serta desinfeksi dan sanitasi secara yang terabaikan. &#13;
Kata kunci : Survei, aplikasi, ayam, biosekuriti. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 10:42:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 10:42:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>