<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133239">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN TINGGI PEMOTONGAN DAUN BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN RNBAWANG DAUN (ALLIUM FISTULOSUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Setia Wati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman bawang daun telah mengalami perkembangan yang pesat dapat  dimanfaatkan sebagai bahan kuliner, perusahaan produsen makanan, serta farmasi, sehingga tanaman bawang daun perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan tinggi pemotongan daun bibit serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kampung Leme Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, sejak Desember 2023 sampai Februari 2024. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 unit percobaan. Setiap perlakuan terdiri atas 3 satuan percobaan. Faktor yang diteliti terdiri dari dua faktor, yaitu faktor komposisi media tanaman yaitu tanah, tanah : pupuk kandang (2:1) dan tanah : arang sekam padi (2:1) dan faktor pemotongan daun bibit yaitu pemotongan daun bibit bawang daun 1/3 dan  pemotongan duan bibit 2/3 bagian atas tanaman. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 42, 56 dan 77 HST, diameter batang umur 42 dan 77 HST, jumlah daun per rumpun umur 42, 70 dan 77 HST, jumlah anakan per rumpun, bobot segar per rumpun dan volume akar. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun yang terbaik dijumpai pada perlakuan media tanam tanah : pupuk kandang (2:1). Perlakuan pemotongan daun bibit berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 dan 77 HST dan berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 70 HST, bobot segar per rumpun dan volume akar. Pertumbuhan dan hasil tanaman yang terbaik dijumpai pada pemotongan daun bibit 1/3 bagian atas tanaman. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara media tanam dan pemotongan daun bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun pada semua peubah yang diamati.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 10:34:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 11:51:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>