<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133165">
 <titleInfo>
  <title>RESOLUSI KONFLIK AGRARIA ( STUDI KASUS ANTARA MASYARAKAT DENGAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL DI NAGARI AIR BANGIS KABUPATEN PASAMAN BARAT )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yoga Riski Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
 &#13;
Konflik agraria merupakan konflik yang melibatkan tanah yang menyebabkan&#13;
Bentrokan antara dua belah pihak baik terkait perizinan maupun kepemilikan.&#13;
Seperti yang terjadi di air bangis konflik agraria antara masyarakat dengan proyek&#13;
strategis nasional di mana pembangunan proyek strategis nasional terdapat&#13;
masalah dengan tanah masyarakat sekitar. Masalah ini sudah berlangsung lama&#13;
dan belum menemukan titik terang. Tujuan penelitian untuk mengetahui upaya&#13;
Pemerintah nagari air bangis dalam penyelesaian konflik agraria tersebut dan&#13;
mengetahui faktor pendukung dan penghambat terjadinya konflik tersebut. Teori&#13;
Yang digunakan adalah teori resolusi konflik menurut Nasikun. Metode Penelitian&#13;
dalam skripsi ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini&#13;
dilakukan di wilayah nagari Air Bangis, kecamatan Sungai Beremas kabupaten&#13;
Pasaman Barat provinsi Sumatra Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor&#13;
penyebab konflik antara masyarakat dengan proyek strategis nasional dipicu&#13;
pembangunan proyek mengenai dan mengambil tanah adat setempat dan pengalih&#13;
fungsian hutan adat ke hutan produksi. Resolusi konflik yang ditawarkan oleh&#13;
Pemerintahan daerah adalah dengan cara yang pertama mengajak kerjasama pihak&#13;
yang terkena dampak yang kedua adalah dengan cara negosiasikan kawasan hutan&#13;
adat yang terkena dampak dan yang ketiga adalah dengan cara menegosiasikan&#13;
penetapan hak terhadap tersebut kepada negara supaya masyarakat adat dapat&#13;
Mendapatkan hak adat sepenuhnya dengan cara bisa dikelola lagi melalui&#13;
kerapatan adat nagari KAN. Faktor penghambat penyelesaian konflik adanya&#13;
oknum yang memprovokasi masyarakat supaya tidak percaya pemerintah,&#13;
timbulnya konflik baru dan penangkapan beberapa orang saat demo berlangsung.&#13;
Sedangkan faktor pendukung penyelesaian konflik yang pertama lancarnya&#13;
mediasi antara tokoh masyarakat dengan pihak proyek dan adanya kerjasama,&#13;
Saran penulis yaitu perbaikan kebijakan mengenai Pengukuhan kawasan hutan&#13;
Serta percepatan proses penetapan kawasan hutan Penting dilakukan. Memberikan&#13;
kepastian hukum yang final terhadap kawasan hutan yang akan dikelola&#13;
masyarakat adat dan guna mempermudah penyelesaian Konflik yang terjadi di&#13;
kawasan Air Bangis tersebut. &#13;
Kata kunci: Agraria, Resolusi Konflik, Masyarakat Adat, Pemerintah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133165</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 20:50:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 10:57:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>