<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133087">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN TEPUNG BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) DAN  TEPUNG BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) SEBAGAI STABILIZER DALAM PEMBUATAN ES KRIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sri Wahyuni .  0505105010060. PEMANFAATAN  TEPUNG  BIJI  NANGKA (Artocarpus heterophyllus)  DAN TEPUNG  BIJI  DURIAN  (Durio zibethinus Murr)   SEBAGAI   STABILIZER   DALAM  PEMBUATAN   ES  KRIM.  Di bawah   bimbingan   Syarifah   Rohaya   sebagai   ketua   dan  Ryan   Moulana, sebagai anggota.&#13;
   RINGKASAN    &#13;
Es krim  merupakan salah  satu  makanan  yang  sangat populer di dunia.  Es krim biasa  dijadikan hidangan  penutup atau  populer disebut dessert. Mutu  es krim antara  lain dipengaruhi oleh  tekstur.  Untuk  memperoleh es krim dengan  struktur kristal   es   yang   halus   dan   lembut  maka   perlu   digunakan  bahan   penstabil (stabilizer). Bahan  penstabil (stabilizer) yang umum  digunakan dalam  pembuatan es  krim  dan frozen dessert lainnya  adalah  CMC  (carboxymethyl  cellulose) dan gelatin,  alginat, karagenan, gum arab,  dan pektin.  CMC  adalah  bahan  yang  tidak alami karena  merupakan modifikasi kimia  (Arbuckle, 1986) dan gelatin  biasanya digunakan sebagai stabilizer atau  pembentuk tekstur  pada  es krim, permen  lunak, yogurt   sehingga perlu  diteliti  kehalalannya karena  sebagian  besar  gelatin  terbuat dari kolagen  babi  (Anonim,  2003). &#13;
Pada   umumnya   biji   nangka   dan  biji  durian  kurang   dimanfaatkan  oleh masyarakat. Padahal  kedua  biji ini dapat  diolah  menjadi tepung yang  kandungan karbobidrat  dan  pati   cukup   tinggi.   Menurut  Manullang  (1997),   karbobidrat berperanan   dalam    industri    seperti    dalam    menentukan   karakteristik   bahan makanan, misalnya  rasa,  wama,  tekstur  dan lain-lain.  Karbobidrat dalam  bentuk pati    umumnya   berupa     campuran     amilosa    dan    amilopektin.    Kandungan amilopektin  pada   tepung  biji   durian,   yang  hampir   sama  dengan  beras   ketan ±  99  %  sehingga dengan  pemberian  sedikit  air  teksturnya berbentuk  jel  yang bersifat   kental   dan  lengket   (Afif,   2007).  Sifat   kekentalan  ini  dapat   digunakan untuk  mengatur tekstur   makanan   sehingga digunakan  sebagai   pengganti  bahan stabilizer seperti  CMC  dan gelatin pada pembuatan es krim.  Oleh karena  itu pada penelitian  ini akan  dipelajari  pengaruh  penambahan  stabilizer alami pada  es krim yaitu  tepung  bij i nangka  dan biji durian sebagai  pengganti  bahan penstabil  sintetik dengan mengkaji  pengaruh jenis tepung yang   digunakan (biji   nangka dan  biji durian) dan konsentrasi tepung yang diberikan. &#13;
Rancangan penelitian yang digunakan   merupakan Rancangan Acak Kelompok    (RAK)     pola     faktorial    yang  terdiri  dari   2   faktor   dengan mengelompokkan ulangan sebagai kelompok. Faktor pertama adalah jenis  tepung (T) terdiri dari  2 taraf yaitu  Tl  = biji  nangka dan T2 = biji  durian.  Faktor  kedua adalah konsentrasi dari  tepung   yang digunakan (K)  terdiri  dari  4  taraf yaitu Kl  = 0,3%,  K2 = 0,5%, K3  = 0,7%,   K4  = 0,9%.  Kombinasi  perlakuan adalah 4 x 2 = 8 dengan menggunakan 3 kali pengulangan, sehingga diperoleh 24 satuan  percobaan.  Analisis yang   dilakukan terhadap  es  krim yang dihasilkan  meliputi total    padatan,  kadar  protein,  kadar  lemak,    nilai   pH,    kecepatan   pelelehan, kestabilan emulsi, dan uji organoleptik, yang  meliputi aroma, rasa dan tekstur. Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa jenis tepung (T)  yang  digunakan pada pembuatan es krim menunjukkan pengaruh sangat nyata (P &lt; 0,01) terhadap kadar  protein  dan   lemak,   serta   berpengaruh nyata  (P  &lt; 0,05)   terhadap  nilai organoleptik rasa dan berpengaruh tidak  nyata (P &gt; 0,05)   terhadap total  padatan,  nilai  pH,  kecepatan  pelelehan, kestabilan  emulsi,   nilai  organoleptik aroma  dan tekstur es  krim.  Konsentrasi tepung  (K)  berpengaruh sangat nyata  (P  &lt; 0,0 I) terhadap kadar protein, kadar lemak, kecepatan pelelehan,  kestabilan emulsi, dan nilai   organoleptik  tekstur,  serta   berpengaruh  nyata  (P  &lt; 0,05)  terhadap  total  padatan  dan   berpengaruh  tidak    nyata  (P  &gt;  0,05)   terhadap   nilai   pH,   nilai organoleptik aroma dan rasa es krim. Interaksi antara jenis tepung dan konsentrasi tepung berpengaruh sangat nyata  (P &lt; 0,01) terhadap kadar protein  dan  lemak, serta  berpengaruh nyata (P &lt; 0,05)  terhadap total padatan dan berpengaruh tidak  nyata  (P   &gt;  0,05)  terhadap  pH,   kecepatan  pelelehan,  kestabilan  emulsi,   nilai  organoleptik aroma, rasa dan tekstur es krim yang dihasilkan.  Es  krim dengan kualitas terbaik diperoleh dari  perlakuan jenis tepung biji nangka (Tl)  dengan konsentrasi 0,9%  (K4)  dengan karakteristik sebagai  berikut: total   padatan  2 I ,50%,   kadar  protein  3,79%,   kadar  lemak    13,25%,   kecepatan pelelehan 931,67 detik,   kestabilan emulsi   60,50%,  nilai  organoleptik rasa  3,75 (netral), dan nilai organoleptik tekstur 3,82 (netral). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133087</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 16:07:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 16:07:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>