<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133077">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS BAHAN BAKU DAN KONSENTRASI GULA MERAH PADA PEMBUATAN PETIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Meutia Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Meutia Sari.  020510510052.  Pengaruh  Jenis  Ikan,  Limbah  Padat  Udang Dan  Konsentrasi  Gula Merah  Pada  Pembuatan  Petis.  Di bawah bimbingan  lbu Normalina Arpi, sebagai ketua dan lbu Rini Ariani Basyamfar,  sebagai anggota&#13;
RINGKASAN&#13;
Pada   dasarnya,  petis merupakan produk  pangan yang awet,  karena  kadar gulanya cukup tinggi  sekitar 20-30%  (seperti halnya kecap).  Umur  simpan petis antara 3 -1 2 bulan, tergantung dari proses pengemasan dan  penyimpanannya.  Setelah kemasan dibuka, supaya tetap awet,  disimpan dalam  lemari pendingin.  Jika tidak, kemungkinan petis akan mengalami kerusakan yang ditandai oleh tumbuhnya kapang pada permukaannya. Seperti halnya  kecap dan  saus. petis juga  merupakan produk yang menyerupai bubur kental,   elastis, dan  berwarna hitam atau coklat tergantung dari jenis bahan baku  yang digunakan.  Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas petis adalah  jenis bahan baku yang digunakan, bumbu-bumbu, dan gula merah.  Gula merah digunakan dalam  pembuatan petis selain berguna untuk memberikan cita rasa, warna dan tekstur pada petis juga befungsi  sebagai  bahan pengawet (Femina, 2007). Jika komposisi  bahan yang digunakan dalam pembuatan petis tidak tepat maka akan mcnghasilkan produk petis terlalu kasar, terlalu encer atau terlalu kental.&#13;
Adapun  tujuan dari penelitian   ini adalah untuk mempelajari pembuatan  petis, mencntukan jenis  bahan  baku  (sari   ikan  atau   limbah   udang)  dan   menentukan konsentrasi gula merah yang tepat untuk menghasilkan petis dengan  mutu yang baik, serta menentukan sifat kimia.  fisik  dan organoleptik petis yang  dibuat. Rancangan percobaan   yang  digunakan  adalah  Rancangan Acak   Kelompok   (RAK)  factorial dengan 3 perlakuan yaitu :  Faktor pertama adalah jenis bahan baku (I)  yang  terdiri atas tiga taraf yaitu I 1 = Sari ikan hiu, I 2 = Sari ikan tongkol  dan I 3= Sari  limbah padat udang (kepala, kulit,  dan ekor). Faktor  kedua adalah  konsentrasi  gula merah  yang digunakan (C) yang terdiri atas 3 taraf yaituC, = 12,5 %.Cs = 25 %, dan C, = 37.5%  dari berat sari ikan atau udang. Analisis produk yang dilakukan meliputi  penentuan rendemen, uji kekentalan,  penentuan kadar air,  kadar protein, kadar  lemak,  kadar abu, dan uji organoleptik  dengan  perbandingan, terhadap aroma, warna,  kekentalan, dan rasa.&#13;
Hasil  penelitian   ini menunjukkan Jenis bahan baku berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133077</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 15:57:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 15:57:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>