ANALISIS SISTEM TRANSMISI DAYA DAN SILINDER PEMIPIL PADA MESIN PEMIPIL JAGUNG (ZEA MAYS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SISTEM TRANSMISI DAYA DAN SILINDER PEMIPIL PADA MESIN PEMIPIL JAGUNG (ZEA MAYS)


Pengarang

Syahril Harahap - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105106010065

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jagung (Zea Mays) merupakan komoditas pangan sumber karbohidrat kedua setelah beras, sangat penting untuk. ketahanan pangan. Jagung juga berperan penting dalam industri pakan ternak serta industri pangan. Pemipilan merupakan penanganan paska panen yang terpenting pada jagung. Pemipilan adalah suatu proses perontokan biji jagung dari tongkolnya, saat yang tepat untuk pemipilan jagung yaitu ketika kadar air jagung berkisar antara 18-20%. Selain untuk mempertahankan mutu jagung pada jangka waktu yang cukup lama, pemipilan jagung bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani.
Sampai saat ini poros pemipilan sudah dibantu dengan alat maupun mesin pemipil. Keberhasilan mesin pemipil sangat terganfung dari sistem transmisi daya
dan silinder pemipilnya. Untuk itu analisis terhadap transmisi daya dan silinder pemipil pada mesin pemipil juga sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sistem transmisi daya dan silinder pemipil pada mesin pemipil jagung (Zea Mays.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboraturium Alat dan Mesin Pertanian Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, dan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Banda Aceh, mulai Desember 2007-Juni 2008.
Menganalisis sistem transmisi daya pada mesin pemipil jagung yang terdiri
dari poros, bantalan, puli, dan sabuk. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa panjang diameter silinder adalah 500 mm, dan diameter silinder 280 mm. Panjang baut 10 mm, dan untuk jarak antar baut 10 mm. Lebar ruang pemipil terbagi dua, diantaranya lebar ruang pemipil atas dan lebar ruang pemipil bawah, besar masing-masing ruang pemipil sebagai berikut : lebar ruang pemipil atas sebesar 40 mm, sedangkan ruang pemipil bawah sebesar 20,2 mm.
Besarnya daya yang ditransmisikan untuk. merancang poros dengan beban puntir dan lentur adalah sebesar 0,3677 KW dengan putaran poros 1430 rpm. Bahan poros yang digunakan untuk merancang poros silinder adalah jenis S40C dengan kekuatan tarik 4,340 (kg/mm2). Sabuk yang digunakan adalah sabuk-V,
tipe A, no. 61 sebanyak 2 buah, dk= 106 mm, Dk = 283 mm. Untuk Lubang Poros
11 mm, 15 mm, Jarak Sumbu Poros 478+50mm-20mm, dari hasil analisis diameter poros yang digunakan 9 mm sedangkan pada mesin pemipil berdiameter 2,5 mm.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK