ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI LAHAN PERTANIAN DAERAH IRIGASI RAJUI DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI LAHAN PERTANIAN DAERAH IRIGASI RAJUI DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Fajriah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005106010055

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.587

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisis kebutuhan air irigasi merupakan salah satu tahap penting yang diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Dalam merencanakan besarnya kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu dilakukan penentuan kebutuhan air mulai dari saluran pembawa hingga besarnya kebutuhan air di petak-petak sawah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi Rajui dan debit yang tersedia di Krueng Rajui.
Tahapan penelitian meliputi penentuan parameter (evapotranspirasi potensial, perkolasi, curah hujan efektif), pengumpulan data dan pengolahan data. Pengolahan data meliputi perhitungan evapotranspirasi tanaman (ETc), perhitungan kebutuhan air irigasi bersih di sawah (NFR) untuk padi dan palawija, perhitungan kebutuhan air di pintu pengambilan (DR), perhitungan debit yang tersedia, serta penetapan debit andalan.
Hasil penelitian menunjukkankebutuhan air irigasi di lahan pertanian Daerah Irigasi Rajui yang direncanakan BWSS I (1.000 ha) rata – rata adalah 881,20Lt/dt. Debit andalan yang tersedia di Krueng Rajui rata – rata adalah sebesar 482,69Lt/dt. Ketersediaan air di Krueng Rajui 482,69 Lt/dt tidak mampu mencukupi kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi (D.I) Rajuisebesar 881,20Lt/dt. Berdasarkan debit andalan yang tersedia di Krueng Rajui maka luas areal yang dapat dialiri untuk pola tanam padi – padi – palawijamasing – masing adalah642,08 ha, 332,44 ha, dan 178,25 hadengan rata-rata kebutuhan air irigasi sebesar 393,329 Lt/dt dan rekomendasi waktu awal tanam dimulai pada pertengahan November.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK