<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132993">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK PATI SAGU (METROXYLON SAGO) YANG TERMODIFIKASI DENGAN PEMANASAN DAN PENDINGINAN BERULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asnita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pati  sagu  adalah  tapung  yang  diperoleh  dari  batang  pohon  sagu  atau  rumbia  (Metroxylon sago).   Sagu  biasa  dimakan  dalam  bentuk  papeda  (semacam  bubur).  Masalah  utama  dalam  penyebarluasan  sagu  sebagai  bahan  pangan adalah ketersediaan pati sagu yang belum meluas dan  selera masyarakat  masih bertumpu pada beras sebagai bahan utama. Pemanfaatan pati alami masih  sangat terbatas  karena sifat  fisik  dan  kimianya kurang  sesuai   untuk digunakan  secara  luas.  Salah  satu  cara  untuk  meningkatkan  kegunaan  pati  sagu  adalah  dengan  membuat   modifikasi  pati  agar  diperoleh  sifat-sifat  yang  cocok  untuk  aplikasi  tertentu.  Pati  termodifikasi  adalah  pati  yang   diberi  perlakuan  tertentu  yang bertujuan untuk menghasilkan sifat yang lebih baik untuk memperbalkj sifat sebelumnya  atau untuk mengubah beberapa sifat lainnya. Salah satu metode fisik  yang   banyak   dilakukan   adalah   metode    pemanasan   suhu   tinggi-pendinginan  (autoclaving-cooling).    Perlakuan   siklus   autoclaving-cooling berulang  dapat meningkatkan  kadar  serat  pangan  total  3   hingga  4  kali   lipat.   Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui   karakteristik  pati  sagu  yang  dimodifikasi  dengan  pemanasan dan pendinginan berulang ditinjau dari sifat fisik, dan  kimia.&#13;
                Penelitian   ini   menggunakan   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)   pola  faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor.  Faktor pertama adalah lama pemanasan  (L) yang terdiri dari 4 taraf  yaitu Ll=  15  menit, L2 = 20 menit,  L3  = 25  merit  dan 174 = 30 menit. Faktor kedua adalah siklus pemanasan-pendinginan (S) yang  terdiri  dari  2  taraf yaitu  S1  =  3  siklus  dan  S2  =  5  siklus.  Kombinasi  perlakuan dalam  penelitian  ihi  adalah  4  x  2  =  8  (delapan)  kombinasi  perlakuan  dengan  menggunakan 2 (dua) kali ulangan, sehingga diperoleh 16 satuan percobaan.&#13;
               Berdasarkan  hasil  penelitian  perlakuan  pemanasan-pendinginan  3  siklus  dan  5   siklus,  dan  lama  pemanasan  memberikan  penganin  yang  tidak  nyata  terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, densitas kamba, deusitas padat, absorsi  minyak  dan  air,  dan kelanitan dalan  air.  Karakteristik  sifat  sagu temodifikasi  yang  diperoleh  yaitu  rendemen  74.33%,  kadar  air  9.87%,  kadar  abu  0.26%,  densitas kamba 0.59 g/ml, densitas padat 0.85 g/nd, absolpsi air 0.21  g/g, absorpsi minyak 0.21 g/g, dan kelarutan dalam 16. 16%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132993</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 12:32:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 12:32:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>