<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132957">
 <titleInfo>
  <title>STATUS GIZI BALITA STUNTING DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BUBUR CAMPUR KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) DANRNKENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) PADA BALITA STUNTINGRNDI DESA TANJONG DEAH, DARUSSALAM, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARMILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Syarmila (2024). Status Gizi Balita Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan Bubur Campur Kelor (Moringa oleifera L.) dan Kentang (Solanum tuberosum L.) pada Balita Stunting di Desa Tanjong Deah, Darussalam, Aceh Besar. [Skripsi Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dr. Safrida, S.Pd., M.Si. AIFO dan Dr. Hafnati Rahmatan, M.Si.&#13;
Daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung nutrisi dan mineral yaitu zat besi (Fe), sedangkan kentang (Solanum tuberosum L.) mengandung mineral dan karbohidrat yang digunakan sebagai energi dalam tubuh. Keduanya berfungsi sebagai nutrisi bagi pertumbuhan balita. Balita stunting merupakan balita yang mengalami gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi balita stunting dengan pemberian makanan tambahan bubur campur kelor (Moringa oleifera L.) dan kentang (Solanum tuberosum L.) pada balita stunting di Desa Tanjong Deah, Darussalam, Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode one group design yaitu untuk melihat perbandingan dua atau lebih peristiwa, kegiatan atau program sebelum dan setelah diberi perlakuan dan data dianalisis menggunakan selisih persentase status gizi, uji normalitas, uji paired t-test dan uji z-score perubahan status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan pada status gizi berupa berat badan, tinggi badan, dan, lingkar lengan atas sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan bubur campur kelor dan kentang, sedangkan lingkar kepala ada perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil selisih persentasi akhir lebih tinggi daripada awal, uji normalitas diperoleh p value &gt; 0,05 maka data berdistribusi normal dan uji paired t-test menghasilkan data berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas yang tidak berbeda secara signifikan, sedangkan lingkar kepala ada perbedaan secara signifikan sebelum dan sesudah pemberian bubur campur kelor kentang. Uji z-score menyatakan bahwa status gizi balita tersebut termasuk dalam kategori status gizi baik. Kesimpulan penelitian ini adalah balita stunting dengan status gizi buruk telah mengalami perubahan menjadi status gizi baik, sehingga bubur campur kelor dan kentang dapat digunakan sebagai alternatif makanan tambahan bagi balita dan dapat dijadikan salah satu produk untuk pemenuhan zat gizi bagi balita yang mengalami stunting.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - BIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132957</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 12:01:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 12:28:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>