<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132937">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  INTERVAL  WAKTU  APLIKASI LARUTAN HARA PADA BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN  SAWI (BRASSICA JUNCEA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad syukri Pulungan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan   penelitian   ini  adalah  untuk. mendapatkan   pengaruh   interval  waktu aplikasi  larutan  hara  dan  media  tanam  yang  paling  sesuai  serta  interaksi  keduanya terhadap  pertumbuhan  tanaman sawi.&#13;
Penelitian    ini   dilaksanakan     di    Kebun    Percobaan    Fakultas    Pertanian&#13;
&#13;
Universitas  Syiah  Kuala,  Darussalam,  Banda  Aceh  dari 25 Juni sampai  28 Agustus&#13;
&#13;
2008.  Benih  yang  digunakan  adalah  benih  sawi  varietas   Tosakan.  Benih  sawi  ini diproduksi  oleh PT. East West Seed Indonesia- Campaka,  Purwakarta,  diperoleh dari Dinas  Pertanian  Banda  Aceh.  Penelitian   ini akan  menggunakan   Rancangan   Acak Kelompok  (RAK) pola  Faktorial  4  x  2  dengan  3 kali  ulangan.  Ada  2  faktor yang diteliti yaitu pengaruh  interval waktu aplikasi  larutan hara dan berbagai media tanam. Pengaruh  interval  waktu  aplikasi  larutan  hara terdiri  2 taraf  yaitu 5  hari  sekali dan 7 hari  sekali. Media tanam  terdiri  tanah  dan arang  sekam, tanah  dan serbuk  gergajian, tanah dan sekam padi, tanah, arang sekam dan serbuk gergajian.&#13;
Peubah  pertumbuhan   yang  diamati  meliputi  tinggi  tanaman,  panjang  daun, jumlah daun dan lebar daun umur  10, 15 dan 25 hari setelah tanam  serta berat basah berangkasan  pertanaman pada umur 25 hari setelah tanam.&#13;
Hasil  penelitian   ini  menunjukkan  bahwa  pengaruh   interval  waktu  aplikasi larutan  hara  berpengaruh   tidak  nyata  terhadap  semua  peubah  yang  diamati.  Akan tetapi ada  kecenderungan  pertumbuhan  dan  hasil tanaman  sawi lebih  baik  dijumpai pada  interval  waktu  aplikasi  larutan  hara  7  hari  sekali.  Media  tanam  berpengaruh sangat  nyata  terhadap  semua  peubah  yang diamati.  Pertumbuhan  dan hasil tanaman sawi terbaik  pada perlakuan  media dijumpai  pada media tanam  tanah  :   aran g sekam (1 :1).&#13;
Terdapat interaksi yang  nyata antara pengaruh interval waktu aplikasi  larutan hara   7 hari sekali (W) dan media tanam tanah  :    arang sekam (M) terhadap  lebar daun 10 hari setelah tanam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132937</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 11:33:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 11:33:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>