<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132935">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA SISTEM PROTEKSI SAMBARAN PETIR PADA LADANG PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ROHANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sambaran petir merupakan ancaman utama bagi pembangkit listrik tenaga surya, kerusakan yang ditimbulkannya dapat mengakibatkan biaya penggantian dan perbaikan yang besar serta terganggunya kenyamanan bagi pengguna listrik. Sambaran petir pada ladang panel surya dapat menimbulkan tegangan lebih pada panel surya, sehingga menyebabkan degradasi kinerja atau kerusakan panel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan titik optimum penempatan proteksi petir pada ladang panel surya dan prediksi parameter yang dibutuhkan agar sistem ladang panel surya dapat terhindar dari bahaya sambaran petir langsung dan sambaran tidak langsung. Rancangan dan prosedur penelitian dilakukan dengan melakukan metode pengujian simulasi dan metode pengujian di lapangan. Pengujian simulasi dilakukan melalui perancangan rangkaian dengan perhitungan dan analisis pembuatan Ligthening Protection System (LPS) eksternal dan Surge Protection Device (SPD).  Metode pengujian simulasi dilakukan dengan merancang rangkaian simulasi LPS dan SPD terhadap PLTS dilakukan menggunakan Software ATP-EMTP, dari hasil diperoleh bahwa untuk kepadatan sambaran petir diperoleh 23,2 sambaran/km2/tahun, frekuensi sambaran petir 0,56/tahun, efisiensi sistem proteksi petir E &gt; 0,82% dengan risiko sambaran petir berada pada tingkat proteksi III dan dibutuhkan 1 LPS tambahan disisi utara ladang PLTS, untuk SPDs 35 unit sedangkan untuk pengujian prediksi parameter yang dibutuhkan pada sistem proteksi eksternal dilakukan dengan menggunakan Multi-Stage ANN, hasil pengujian diperoleh untuk parameter tiang menghasilkan nilai MAE, RMSE, R^2, CoV yaitu 0.336, 0.399, 0.934, 0.118 dan untuk pengujian parameter grounding 0.194, 0.229, 0.987, 0.052, dari hasil tersebut menunjukkan bahwa model ANN mampu memprediksi parameter tiang LPS dan parameter grounding dengan tingkat akurasi yang tinggi. Penelitian ini akan membantu meningkatkan standar dan persyaratan pemasangan yang ada dengan demikian membantu para praktisi untuk mempertimbangkan pemasangan LPS dan SPD yang tepat dalam desain ladang PV, sehingga tingginya biaya perbaikan dan penggantian peralatan yang rusak akibat sambaran petir dapat dikurangi atau dihindari. Hasilnya tidak hanya akan menghemat biaya investasi tetapi yang lebih penting adalah menyelamatkan nyawa manusia.&#13;
&#13;
Kata Kunci: ANN (Artificial Neural Network), ATP (Alternative Transient Program), LPS (Ligthening Protection System), Sambaran Petir, Panel Surya &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 11:28:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 12:10:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>