<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132883">
 <titleInfo>
  <title>REDUKSI PANAS PADA LIGHT EMITTING DIODE SOLAR SIMULATOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nurmuthaharah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>LED solar simulator mengkonversi energi listrik menjadi dua bentuk yang berbeda yaitu cahaya dan panas. Efek panas pada LED solar simulator bisa menyebabkan intensitas cahaya menurun, dapat terjadi kerusakan pada LED serta dapat mempengaruhi kinerja dan akurasi pengujian. LED solar simulator yang digunakan sudah dilengkapi sistem pendingin heatsink dan fan. Tanpa sistem pendingin tersebut LED solar simulator tidak dapat berfungsi dengan baik. Namun suhunya masih tinggi tetap menjadi masalah, sehingga perlu diturunkan lagi agar dapat digunakan lebih lama. Satu tantangan utama yang dihadapi adalah manajemen panas yang dihasilkan LED solar simulator. Penelitian ini bertujuan menyelidiki ada pengaruh penempatan sistem pendingin berbasis pipa tembaga yang berisi refrigerant R32 dan peltier dapat menurunkan suhu LED solar simulator sekitar 10%. Penggunaan peltier 12706 menjadi alternatif teknologi pendingin yang lebih ramah lingkungan dan tahan lama dibandingkan dengan menggunakan kompresi uap. Penggunaan pipa tembaga yang berisi refrigerant R32 menyesuaikan dengan bidang uji solar simulator yang akan dilakukan pengujian. Pemilihan Refrigerant R32 dikarenakan efesiensi energi lebih efesien dibandingkan dengan refrigerant lainnya, Refrigerant R32 memiliki kelebihan yaitu zat ramah lingkungan dan GWP rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengurangan suhu pada LED solar simulator. Penurunan suhu dengan menerapkan sistem pendingin pipa tembaga berisi refrigerant R32 sebesar 1,24%. Setelah penerapan sistem pendingin kombinasi peltier 12706 dan pipa tembaga yang berisi refrigerant R32 terjadi penurunan suhu sebesar 11,41%. Tingkat non-uniformity radiasi terjadi penurunan sebesar 0,84%. Sehingga tingkat uniformity meningkat dari rata-rata sebesar 422 W/m2 menjadi 429 W/m2. maka sistem pendingin kombinasi peltier dan pipa tembaga berisi refrigerant R32 efektif dalam menurunkan suhu pada LED solar simulator sekitar 10%.&#13;
Kata kunci: Reduksi, Suhu LED, TEC 12706, Pipa Tembaga, Refrigerant R32</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132883</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 09:16:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-25 11:23:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>