PENGARUH JABATAN BUDAYA ORGANISASI DAN KONFLIK PERAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN KANTOR BADAN REHABILITASI DAN REKONTRUKSI NAD DAN NIAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JABATAN BUDAYA ORGANISASI DAN KONFLIK PERAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN KANTOR BADAN REHABILITASI DAN REKONTRUKSI NAD DAN NIAS


Pengarang

Dewi Wulandari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211220043

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kepuasan kerja terkait erat dengan jabatan, budaya organisasi, dan konflik peran. Fenomena yang terlihat sehubungan dengan kepuasan karyawan Kantor BRR NAD-Nias, terlihat bahwa kepuasan kerja mereka relatif berbeda satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jabatan, budaya organisasi dan konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan Kantor BRR NAD-Nias. Rcsponden adalah sebanyak 108 orang karyawan yang diambil dari berbagai unit kerja dalam lingkungan instansi tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner yang berisi pertanyaan/pernyataan yang berhubungan dengan jabatan, budaya organisasi, konflik peran dan kepuasan kerja. Selanjutnya data diana1isis dengan menggunakan peralatan statistik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa, jabatan dan budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Sebaliknya konflik peran justru berpengaruh negatif. Hal ini ditunjukkan oleh persamaan regresi linier berganda . Y = 0,335 + 0,405X, + 0,538X - 0,368X. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai F hitung sebesar 477,584 lebih besar bila dibandingkan dengan nilai F tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 2,696. Dengan demikian, hipotesis Ha diterima, sebaliknya hipotesis Ho ditolak yang bermakna jabatan, budaya organisasi dan konflik peran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Kantor BRR NAD-Nias. Selanjutnya pengujian secara parsial menunjukkan nilai t hitung untuk masing-masing variabel independen tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen, dapat diartikan secara parsial, variabel jabatan, budaya organisasi, dan konflik peran juga berpe ngaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Kantor BRR NAD-Nias. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah, kepuasan kerja karyawan Kantor BRR NAD-Nias dipengaruhi oleh jabatan, budaya organisasi dan konflik peran. Ketiga variabel tersebut baik secara simultan maupun secara parsial berpengaruh secara signifikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK