Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH BAHAN SETEK DAN DOSIS PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK NILAM (POGOSTEMON COBLIN BENTH)
Pengarang
Tarmizi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705101030027
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tarmizi. Pengaruh Bahan Setek dan Dosis Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan Setek Nilan (Pogostemon coblin Benth). (Di bawah bimbingan Kamarlis Karim sebagai Ketua dan Hj. Erida Nurahmi sebagai Anggota).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah ruas setek dan dosis pupuk urea yang tepat serta untuk dapat melihat apakah terdapat interaksi yang nyata antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan setek nilam.
Penelitian ini dilakukan di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh ; berlangsung dari tanggal 15 Februari 2011 sampai dengan tanggal 15 April 2011.
Setek nilam yang digunakan adalah dari perkebunan rakyat di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Jenis tanah yang digunakan adalah tanah Andosol bagian lapisan atas (top soil) yang berasal dari Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola falctorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor jumlah ruas bahan setek (R) terdiri atas 3 taraf yaitu: Ri = 2 ruas, R2 = 3 ruas, R3 = 4 ruas dan faktor dosis pupuk urea (U) terdiri atas 3 taraf yaitu: U| = 1,0 g/setek (400 kg/ha), U2 = 2,0 g/setek (800 kg/ha), U3 = 3,0 g/setek (1200 kg/ha).
Peubah pertumbuhan yang diamati meliputi jumlah daun umur 15, 30, 45, dan 60 hari setelah tanam, jumlah tunas dan berat kering akar umur 60 hari setelah taman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ruas setek tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 15, 30, 45 dan 60 hari setelah tanam, jumlah tunas umur 60 hari setelah tanam, dan berat kering akar umur 60 hari setelah tanam. Pengaruh pemberian pupuk urea juga menunjukkan bahwa pemupukan urea tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 45 dan 60 hari setelah tanam, jumlah tunas umur 60 hari setelah tanam, dan berat kering akar umur 60 hari setelah tanam. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara jumlah tunas setek dan pemberian dosis pupuk urea terhadap jumlah daun umur 45 dan 60 hari setelah tanam, jumlah tunas umur 60 hari setelah tanam, dan berat kering akar umur 60 hari setelah tanam. Namun ada kecenderungan hasil terbaik dijumpai pada jumlah setek 3 ruas dan dosis pupuk urea 2,0 g.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI MIKORIZA DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) (FACHRIZAL FAHMY, 2020)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM DAN BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) (Irfan Maulana, 2014)
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) (ASMAINI, 2022)
PENGARUH KONSENTRASI GROWTONE DAN ASAL BAHAN TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) (Revira Sari. R, 2019)
PENGARUH DOSIS PUPUK UREA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH) (mishar, 2014)