PEMANFAATAN JAMUR PELAPUK PUTIH (PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM) SEBAGAI MIKROORGANISME PENGURAI PADARNPROSES PENGOMPOSAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN JAMUR PELAPUK PUTIH (PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM) SEBAGAI MIKROORGANISME PENGURAI PADARNPROSES PENGOMPOSAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT


Pengarang

Chairunnisak - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041311188

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Limbah pertanian saprrti tandan kosong kelapa sawit dalam jumlah yang besar dapat mencemari lingkungan. 0leh karena itu perlu diolah dan dimanfaatkan kembali, salah satunya adalah sebagal pupuk organik Penelitian ini bertujuan untuk mencari kondisi proses yang terbaik, dengan melihat pengaruh jumlah pellet miselium dan lamanya waktu pengomposan terhadap kualitas pupuk organik dari tandan kosong ladapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan banwa dengan meningkatnya jumlah pellet mjselium dan meningktanya waktu pengomposan berpengaruh terhadap kualitas pupuk organik yang dihasilkan. Semakin banyak jumlah pellet yang ditambahkan dan semakin lama waktu pengomposan. semakin besar Nilai N. P, K yang diperoleh. Nilai N. P, K tertinggi diperoleh pada waktu pengomposan bulan keempat dan jumlah penambahan pellet miselium 25 gr dimana kadar N. P. K berturut-turut adalah sebesar 3.78%, 3.450/a, 5,350/a. Nllai rasio C/N yang sesual dengan C/N Standar lnterasional adalah 14,80 yang diperoleh pada jumlah pellet miselium 25 gr dan bulan ketiga.

Kata kunci : tandan kosong kelapa sawit, pupuk organik`

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK