DAUR BALIK BAHAN ORGANIK DAN MINERALISASI AKIBAT SISTEM OLAH TANAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAUR BALIK BAHAN ORGANIK DAN MINERALISASI AKIBAT SISTEM OLAH TANAH


Pengarang

Irwansyah Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9851121258

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah merupakan sumber daya alam mempunyai fungsi utama sebagai
sumber unsur hara bagi tanaman. Salah satu cara untuk menciptakan kondisi yang baik bagi tanah yaitu dengan mengolah tanah dan memberikan bahan organik sehingga dapat memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah.
Penelitian mengenai Daur Balik Bahan Organik Dan Mineralisasi N Akibat Sistem Olah Tanah telah di laksanakan di Daerah le Masen Ulee Kareng ~ dan di lanjutkan Laboratorium biologi tanah dan Laboratorium kimia tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung sejak bulan April sampai dengan Agustus 2003.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah terhadap daur balik bahan organik dan jumlah N termineralisasi.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 2 ulangan. Faktor yang diteliti adalah sistem olah tanah pada berbagai kedalaman. Sampel tanah diambil dari 2 sistem olah tanah yaitu olah tanah konvensional (OTK) dan tanpa olah tanah (TOT) masing-masing dengan kedalaman 0-10, 10-20 dan 0-20.
Dari hasil pengamatan menunjukan bahwa sistem pengolahan tanah dengan kedalaman tanah berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan
N-Total dan bahan organik sehingga berpengaruh terhadap NO3dan NH4 sebagai hasil dekomposisi.
Perlakuan tanpa olah tanah dan olah tanah konvensional sangat berbeda nyata terhadap kandungan C-Organik, NO3, dan NH4 dan N-Total di dalam tanah.
Laju C-Organik dan laju mineralisasi NO3, dan NH4, dan N-Total pada
sistem tanpa olah tanah terlihat lebih baik dibandingkan sistem olah tanah konvensional.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK