<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13261">
 <titleInfo>
  <title>AKSES PEREMPUAN KORBAN TSUNAMI TERHADAP HAK PEWARISAN DAN PERWALIAN KASUS DI BANDA ACEH RNDAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATIMAHSYAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan 1) Membahas akses  perempuan korban tsunami terhadap hak pewarisan dan perwalian, 2) Membahas pendekatan pengarusutmaan gender bagi perempuan korban tsunami dalam mengakses hak pewarisan dan perwalian. Metode Penelitian  dengan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dan naratif. Penentuan responden  dengan teknik Purposive Sampling.Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara terbuka dan trianggulasi data terhadap dokumen, laporan penelitian dan wawancara para pakar. Hasil penelitian  menyimpulkan perempuan korban tsunami kesulitan mengakses hak pewarisan dan perwaliannya karena minimnya pengetahuan yang diakomodir oleh berbagai undang-undang dan kebijakan, minimnya pendampingan kasus dan pendidikan publik yang berkelanjutan dan komprehensif, minimnya aparat gampong yang mampu menyelesaikan masalah kewarisan dan perwalian pasca gempa dan tsunami Aceh dengan mekanisme adat dan kearifan lokal. Faktor penyebab ini diperparah dengan kontruksi budaya yang menempatkan perempuan pada posisi kurang menguntungkan di masyarakat. Pendekatan yang sesuai adalah dengan pengarusutmaan gender sebagai dasar penyusunam program dan kebijakan berupa pendidikan publik dan pendampingan hukum yang komprehensif dan berkelanjutan, affirmatice action keterlibatan perempuan dalam majelis adat, menyederhanakan mekanisme peradilan pasca bencana.&#13;
Kata Kunci : akses, perempuan, perwalian, pewarisan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>WOMEN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INHERITANCE LAW</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13261</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-04-01 11:18:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-07 12:40:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>