<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132541">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  UKURAN MESH  DAN  JENIS PELARUT   TERHADAP   KARAKTERISTIK    TEPUNG   MELINJO   (GNETUM  GNEMON  L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Firdaus Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu jenis tanaman  buah dan sayur hortikultura  yang dapat dijadikan produk: tepung  adalah  melinjo.  Semua bahan  makanan  yang  berasal  dari  tanaman melinjo  mempunyai   kandungan   gizi  yang   cukup  tinggi,   berupa   karbohidrat, lemak,  protein,  mineral,   dan  vitamin-vitamin,  sehingga   dapat  dijadikan  bahan pangan,  sayuran  dan  bahan  baku  berbagai  industri  makanan  (Soetanto,   1988  di&#13;
dalam  Faelasuffah,  1997).&#13;
&#13;
Tepung  merupakan   salah  satu  bentuk: hasil  pengolahan   makanan .   Istilah bubuk:  dibedakan  dengan  tepung  dari  tingkat  kehalusan  partikelnya.  Jika  produk lolos ayakan  beruk:uran  100 mesh atau lebih  halus, maka  disebut  dengan  tepung, sedangkan jika lebih kecil dari  100  mesh  atau uk:ur an partikel  lebih kasar  disebut dengan   bubuk:   (Winarno,   1993).  Pengayakan    merupakan   pemisahan    berbagai campuran   partikel   padatan   yang    mempunyai   berbagai   uk:uran bahan   dengan menggunakan ayakan. Untuk memisahkan bahan-bahan yang telah dihancurkan berdasarkan keseragaman ukuran partikel-partikel bahan dilakukan  dengan pengayakan  dengan menggunakan standar  ayakan (Fellow,  1988).&#13;
Menurut   Minifie  (1999)  di  dalam  Venter   et  al.,  (2007),   lemak   pada&#13;
tanaman   bersifat   intraseluler   atau   terikat   pada   matrik   sel   pembentuk:   buah. Pemisahan   lemak  pada  tepung  melinjo  dapat  dilakukan  dengan  beberapa  cara, yaitu  ekstraksi,  menggunakan   pelarut,  dan  pengepresan. Metode  ekstraksi  lemak menggunakan  pelarut  sangat baik digunakan  untuk  mengekstrak lemak  dari dalam bahan    yang   memiliki    kandungan    lemak   yang   rendah.   Untuk    menurunkan kandungan  lemak  pada tepung  dapat digunakan  pelarut  seperti  pelarut  n-heksana, etanol  dan  isopropil  alkohol  sehingga  didapatkan    karakteristik  tepung  melinjo yang baik  dan  disukai  oleh masyarakat.  Metode  ini dianggap  cukup efektif  untuk&#13;
menurunkan     kandungan     lemak    pada    tepung    melinjo    dan    memperbaiki karakteristik  mutu serta daya simpan tepung melinjo.&#13;
Penelitian  ini  dilakukan  dengan  menggunak:an Rancangan  Acak: Lengkap (RAL)  faktorial   yang  terdiri  dari  2 faktor.  Faktor  pertama  adalah  ukuran  mesh ayakan  (M), terdiri  atas  3 taraf yaitu M1, =  140  mesh,   M2= 170  mesh  dan  M3 =&#13;
200 mesh.  Faktor  kedua  adalah jenis  pelarut  (P) terdiri  atas  3 taraf yaitu  P1;=n&#13;
heksan, P2= etanol dan P3, = isopropil alkohol. Kombinasi  dari perlakuan  adalah 3 x  3,  dengan   menggunakan   3  kali  ulangan   (U)   sehingga   terdapat   27   satuan percobaan. Parameter  yang  diamati  pada tepung  melinjo terdiri  atas analisis  fisik yaitu  uji rendemen,  analisis  kimia  yaitu  kadar  lemak:,  penentuan  kadar  air, kadar protein,  kadar  serat  kasar,  kadar  vitamin  C, kadar  abu,  intensitas  warna  dan  uji&#13;
organoleptik (Hedonik)  berupa warna dan aroma.&#13;
&#13;
Hasil  penelitian   menunjukkan  bahwa  ukuran mesh  ayak:.an  berpengaruh sangat  nyata  (P&gt;0,01)  terhadap  rendemen  dan kadar  lemak:. tepung  melinjo. Jenis pelarut berpengaruh sangat nyata (P&gt;0,01) terhadap organoleptik warna terpung melinjo.&#13;
Perlakuan   terbaik  diperoleh  dari kombinasi  perlakuan   M3P1  (ayakan  200 mesh    dan   jenis   pelarut    heksana).   Kombinasi    perlak:uan   ini   menghasilkan rendemen   sebesar  96,25%,  kadar  lemak  3,75%,  kadar  air  7,71%,  kadar  protein&#13;
11,66%,  kadar serat kasar 4,31%,  vitamin  C59,7 mg, kadar abu  1,61%,  intensitas&#13;
&#13;
warna  86,7%,  nilai  kesukaan   warna  3,5  (suka)  dan  nilai  kesukaan   aroma   1,33 (sangat tidak: suka).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 15:54:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 15:54:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>