<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132507">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN TIKTOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE ISU KEBERSIHAN LINGKUNGAN (STUDI NETNOGRAFI PADA AKUN TIKTOK @PANDAWARAGROUP)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juliyana Ananda Fahlin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik	Sosiologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berfokus pada penggunaan media sosial platform TikTok oleh &#13;
Pandawara Group dalam menyuarakan aksi mereka terhadap isu kebersihan &#13;
lingkungan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana &#13;
akun TikTok @PandawaraGroup menggunakan TikTok sebagai media kampanye isu &#13;
kebersihan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah netnografi dengan &#13;
analisis berbasis teori wacana Michel Foucault. Pengumpulan data dilakukan melalui &#13;
observasi netnografis dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, pertama konten TikTok &#13;
@PandawaraGroup dominan mengusung tiga tema utama: edukasi tentang &#13;
kebersihan lingkungan, ajakan untuk terlibat dalam aksi sosial, dan cerita inspiratif &#13;
mengenai tindakan lingkungan, kedua berkolaborasi atau Kerja sama memperkuat &#13;
dampak kampanye dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung &#13;
program-program @PandawaraGroup tentang lingkungan secara lebih luas, ketiga &#13;
konten yang diproduksi oleh @PandawaraGroup mendapatkan penghargaan dan &#13;
pengakuan, menandakan keberhasilan mereka dalam menyampaikan pesan &#13;
lingkungan secara efektif dan diterima oleh publik. Pengakuan ini juga menunjukkan &#13;
kualitas dan dampak dari konten yang dibuat, keempat PandawaraGroup &#13;
memanfaatkan fitur TikTok untuk mempromosikan norma sosial budaya seperti &#13;
gotong royong dan kedisiplinan, serta meningkatkan edukasi tentang kebersihan &#13;
lingkungan melalui konten, dan terakhir tingkat keterlibatan pengikut yang tinggi, &#13;
tercermin dari jumlah tayangan, like, komentar, simpan, dan berbagi, menunjukkan &#13;
efektivitas strategi konten. Keberhasilan akun dalam membangun inspirasi dan &#13;
motivasi untuk berpartisipasi dalam aksi lingkungan mengindikasikan dampak positif &#13;
dari pendekatan mereka. Konten @PandawaraGroup membentuk diskursus &#13;
lingkungan yang mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat. Melalui teknik &#13;
wacana yang digunakan, akun ini berhasil mendefinisikan ulang norma sosial terkait &#13;
tanggung jawab lingkungan, berkontribusi pada perubahan sosial yang signifikan&#13;
&#13;
Kata kunci :Media Sosial, @PandawaraGroup, Netnografi, Isu lingkungan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ENVIRONMENTAL SANITATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIGITAL MEDIA - SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>302.231</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132507</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 14:53:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 15:41:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>