Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PENGERINGAN ABSORPSL MENGGUNAKAN KAPUR TOHOR UNTUK PENGERINGAN IRISAN DAGING SAPL
Pengarang
Eriza Firdaus - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505106010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daging sapi merupakan salah satu produk hasil ternak yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi serta sebagai sumber protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Kandungan air dan protein yang tinggi dalam daging menyebabkan daging sapi mudah mengalami kerusakan dan sering dikenal sebagai bahan pangan yang mudah rusak (perishable). Untuk itu diperlukan suatu bentuk pengolahan agar dapat memperpanjang umur simpan daging sapi, yaitu pengeringan. Pengeringan alam membutuhkan waktu yang lama dan sangat tergantung dengan cuaca, sehingga altrenatif yang dapat dilakukan yaitu dengan pengeringan mekanis (buatan). Salah satunya adalah pengeringan absorpsi.
Dalam penelitian ini, bahan yang dikeringkan berupa irisan daging sapi dengan material pengering berupa kapur tohor serta lemari pengering absorpsi yang terdiri dari tiga rak untuk penempatan daging sapi dan kapur tohor. Adapun kapur tohor yang digunakan dalam penelitian ini adalah kapur tohor jenis soft burnt lime yang berupa CaO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengeringan irisan daging sapi menggunakan pengering absorpsi dengan kapur tohor sebagai absorbennya. Parameter pengeringan yang diambil pada penelitian ini adalah temperatur, RH. penurunan kadar air bahan dan laju pengeringan.
Dari hasil penelitian diperoleh distribusi temperatur suhu permukaan kapur pada ruang pengering pada penelitian ini berkisar antara 30-51°C. Suhu udara dalam ruang pengering absorpsi yang terukur pada penelitian ini berkisar antara 28-38°C. Hasil dari pengukuran kelembaban relatif (RH) pada ruang pengering absorpsi berkisar antara 62,5-86,5%. Laju pengeringan pada ruang pengering absorpsi berkisar antara 0,540 grH20/menico,003 grH20/menit. Adapun lamanya waktu pengeringan absorpsi pada irisan daging sapi meliputi: percobaan I dengan kadar air 75,88% selama 14 jam 30 menit percobaan 11 dengan kadar air 67,97% selama 11 jam 30 menit dan percobaan Ill
dengan kadar air 75,27% selama 13 Jam.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJI EKSPERIMENTAL PENGERING IKAN ENERGI SURYA (ANDI FANOVA, 2024)
KAJIAN VARIASI KETEBALAN LAPISAN PORANG (AMORPHOPHALLUS ONCOPHYLLUS) PADA PROSES PENGERINGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERING TRAY DRYER (M. Zikri Pratama, 2019)
ANALISA KELAYAKAN PENGERING IKAN KEUMAMAH DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI PANASRNDARI BAHAN BAKAR (Roni Fahlefi, 2024)
KAJI SUDUT ATAP PADA ALAT PENGERING BERTINGKAT BANYAK UNTUK MENCAPAI KESERAGAMAN TEMPERATUR DI DALAM RUANG PENGERING (Erwin Rokhiadi, 2023)
APLIKASI PENGERING KABINET YANG DILENGKAPI PENUKAR PANAS BERBAHAN BAKAR BIOMASSA UNTUK PENGERINGAN IRISAN KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) (Rubi Akbar, 2024)