<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132489">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI KOTORAN KAMBING DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU BOKASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fachrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kotoran kambing sqjauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi.  Kotoran  kambing  hanya  dijadikan  pupuk  kandang  saja  yang  memerlukan  waktu  (2-3  bulan)  sebelum  menjadi  pupuk  kandang.  Sebagian  besar  kotoran  kambing  lainya bahkan dibiarkan saja sehingga mencemari lingkungan.  &#13;
               Penelitian  ini  bertujuan memanfaatkan  kotoran kambing  sebagai  salah  satu  bahan  onganik  utama  dalam pembuatan  bokasi.  Mengingat  karakteristik  kotoran  kambing  yang  berbentuk  butiran-butin  kecil,  namun  dengan   tekstur  yang  lebih keras dari kotoran sapi, maka dibutuhkan lama fermentasi yang lebih panjang dari  bokasi kotoran  sapi.  &#13;
               Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT)  atau Slit Plot yang  terdiri  dari  Petak  Utama  dan  Anak  Petak.  Petak  utama  adalah  konsentrasi  kotoran kambing yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Ki = 45%,  K2 = 55%, dan K3 = 65%  . Anak Petak adalah lama fermentasi (L) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: Li = 10 hari,  L2 =  15 hari, L3 = 20 hari,14 = 25  hari, dengan menggunakan 2 kali ulangan (U),  sehingga  diperoleh  24  satuan  percobaan.  Analisis  yang  dilakukan terhadap bokasi  yang dihasilkan  meliputi:  total  mikroorganisme  (TCC),  kadar air,  pH,  temperatur,  unsur C, unsur N,  rasio C/N, organolaptik (tekstur, bau dan warna), dan uji tanaman.&#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi kotoran kanbing (K) pada  pembuatan bokasi berpengaruh sangat nyata terhadap unsur N (nitrogen)   dan tinggi  tanaman serta berpengaruh nyata terhadap kadar air dan unsur C (karbon). Semakin  meningkat  konsentrasi kotoran kambing maka kadar air, unsur N (nitrogen),  unsur C  (karbon) bokasi dan tinggi tanaman oenderung semkin meningkat Lama fermentasi  (L) berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air,  unsur C (kalbon), rasio C/N dan  berpengaruh  nyata  terhadap  tinggi  tanaman.  Semakin  lama  fermentasi,  kadar  air,  unsur  C  (karbon)  dan  rasio  CAN  bokasi  cenderung  semakin  menurun,  sebaliknya  tinggi tanaman cenderung  semakin  meningkat. Interaksi antara konsentrasi kotoran  kambing  dan  lama  fermentasi  (KL)     yang  digunakan  pada   pembuatan  bokasi  berpengaruh nyata terhadap   kadar air dan unsur C (karbon) bokasi. Semakin tinggi  konsentrasi    kotoran   kambing   unsur   C   bokasi   cenderung   semakin   meningkat, sebaliknya  semakin  lama fermentasi  unsur C   cenderung  semakin menurun.  Secara  umum pada perlakuan lama fermentasi L2 (  15 hari) bokasi sudah memenuhi  syarat  SNI, namun pada perlakuan lama fermentasi K3L4 (K3 = 65% kotoran kambing dan  L4 = 25 hari fermentasi )  diperoleh bokasi yang terbaik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL WASTES</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132489</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 13:24:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 15:24:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>