ANALISA BIAYA PROYEK DAN PERCEPATAN WAKTU AKIBAT PERUBAHAN DESAIN DENGAN METODE CPM - PERT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA BIAYA PROYEK DAN PERCEPATAN WAKTU AKIBAT PERUBAHAN DESAIN DENGAN METODE CPM - PERT


Pengarang

Juwindari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101020020

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu aspek penting dalam mamjemen proyek yang biasanya melibatkan banyak kegiatan adalah perencanaan, dalam tahap perencanaan diperlukan analisis mengenai estimasi durasi suatu proyek. Pada awalnya proyek pembangunan gedung Engine Room & Workshop direncanakan satu lantai, karena adanya permintaan perubahan desain dari pihak owner, berdasarkan hasil analisa terhadap kebutuhan fasilitas serta mengakomodir keterbabsan lahan maka dilakukan perubahan menjadi dua lantai. Perubahan ini secara tidak langsung mengakibatkan perubahan biaya dan waktu penyelesaian proyek. Perubahan desain tejadi pada saat proyek sudah berjalan selama 2 minggu sehingga teriadi penundaan. Karena adanya penundaan pekerjaan maka perlu dilakukan percepatan waktu agar bisa kembali ke waktu semula sesuai dokumen kontrak dengan cara memperpanjang waktu kerja lembur. Metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method) digunakan untuk menentukan jalur kritis sebuah proyek Pada perencanaan penjadwalan ulang, kegiatan kritis berjumlah 37 jenis kegiatan. Kegiatan-kegiatan kritis tersebut tidak semuanya berada pada lintasan yang sama sehingga dipilih beberapa kegiatan kritis yang berpengaruh terhadap bergesernya umur proyek menjadi lebih singkat .Pemilihan kegiatan lembur yang dilakukan pada 18 jenis kegiatan Ruang lingkup perencanaan ini adalah biaya dan waktu proyek serta menerima peluang pencapaian target penyelesaian proyek . Tujuan utama dalan perencanaan ini adalah menghitung berapa jumlah biaya yang dikeluarkan jika suatu pekerjaan dilemburkan yaitu dengan merencanakan percepatan waktu penyelesaian terhadap kegiatan-kegiatan kritis. Dari hasil perhitungan percepatan diperoleh waktu penyelesaian proyek 112 lhari dengan biaya total proyek Rp 3.325.035.117. Sedangkan waktu penyelesaian nomal 138 hari dengan biaya total proyek Rp 3278285213.44. Berarti terjadi pengurangan durasi selama 26 hari dan penambah biaya Rp 46.749.926.87. dengan peluang pencapaian target penyelesaian proyek (z) yang didapat sebesar I.10 atau 86 %.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK