<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132449">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBA SEDIAAN EYE GEL SERUM DARI EKSTRAK ETIL ASETAT DAN FRAKSI AKTIF MINYAK FULI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rafna Azura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penuaan kulit telah menjadi masalah dermatologis yang paling umum terjadi, sehingga diperlukan suatu produk kosmetik yang efektif untuk memperlambat efek penuaan kulit tersebut. Perkembangan industri kosmetik yang terus meningkat menyebabkan beragamnya sediaan produk kosmetik yang beredar di pasaran. Gel serum menjadi salah satu bentuk sediaan yang diminati di kalangan masyarakat karena dapat melembabkan dan memberikan sensasi dingin ketika diaplikasikan pada kulit. Minyak atsiri menjadi salah satu bahan aktif yang sering digunakan dalam produk kosmetik, di antaranya adalah minyak fuli pala (Myristica fragrans). Minyak ini telah banyak digunakan dalam beberapa keperluan seperti aromaterapi, pengobatan alami, makanan, minuman, dan dalam industri farmasi (obat-obatan dan kosmetik). Kandungan metabolit sekunder minyak pala terutama terdiri dari senyawa-senyawa monoterpen dan fenilpropanoid yang diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan, analgesik, antiinflamasi, antikonvulsan, antibakteri, antiparasit, insektisida, dan antikanker. Penelitian ini dilakukan dengan melalui beberapa tahapan yaitu penyulingan, isolasi, pembuatan sediaan eye gel serum dari ekstrak etil asetat dan fraksi aktif, dan evaluasi, serta uji aktivitas antioksidan dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dan evaluasi sediaan eye gel serum minyak fuli pala serta menentukan aktivitas antioksidan dan antimikroba sediaan eye gel serum minyak fuli pala. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak etil asetat dan fraksi aktif minyak fuli pala dapat diformulasikan menjadi sediaan eye gel serum dengan nilai pH, viskositas, daya sebar yang sesuai dengan SNI-2016-4399-1996 serta memiliki stabilitas yang baik. Sediaan eye gel serum dari ekstrak etil asetat dan fraksi aktif minyak fuli pala memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik dengan nilai IC50 berkisar antara 100-900 ppm. Sementara sediaan eye gel serum dari ekstrak etil asetat minyak fuli pala memiliki aktivitas antimikroba terhadap C. albicans dengan diameter zona hambat rata-rata sebesar 8,37 ± 0,04 mm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 11:54:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 15:35:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>