<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132419">
 <titleInfo>
  <title>PREVALENSI DAN POLA KEPEKAAN ANTIBIOTIK ACINETOBACTER BAUMANNII YANG TERISOLASI DARI SPESIMEN LUKA DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anasya Khansa Yumna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Acinetobacter baumannii merupakan bakteri patogen yang dapat menginfeksi manusia. Peningkatan angka infeksi Acinetobacter baumannii diikuti oleh peningkatan resistansi antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi, distribusi Acinetobacter baumannii berdasarkan usia, jenis kelamin, dan ruang rawat, serta pola kepekaan antibiotik terhadap Acinetobacter baumannii yang terisolasi dari spesimen luka di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif. Data Acinetobacter baumannii yang terisolasi dari spesimen luka periode Januari 2021-Mei 2024 dikumpulkan dan dianalisis. Tahapan penelitian meliputi registrasi sampel, isolasi, identifikasi, dan uji kepekaan antibiotik menggunakan alat VITEK® 2 Compact (Biomerieux, Perancis). Hasil penelitian ini menunjukkan Acinetobacter baumannii yang diperoleh dari spesimen luka adalah sebanyak 147 isolat. Distribusi Acinetobacter baumannii berdasarkan usia paling banyak ditemukan pada pasien berusia &gt;55 tahun sebanyak 66 orang (44,90%). Distribusi Acinetobacter baumannii berdasarkan jenis kelamin paling banyak ditemukan pada laki-laki sebanyak 76 orang (51,70%). Distribusi Acinetobacter baumannii berdasarkan ruang rawat paling banyak ditemukan pada ruang rawat bedah sebanyak 49 isolat (33,33%). Kepekaan Acinetobacter baumannii secara umum paling tinggi terhadap amikacin sebesar 54%. Kelompok CRAB didapatkan 115 isolat (78%) dan kelompok CSAB 32 isolat (22%). CRAB menunjukkan kepekaan rendah terhadap antibiotik, paling tinggi adalah amikacin (44%). CSAB menunjukkan kepekaan yang tinggi terhadap meropenem (100%), amikacin (91%) dan tobramycin (78%). Prevalensi CRAB yang tinggi pada spesimen luka merupakan tantangan dalam bidang kesehatan. Penggunaan antibiotik amikacin dapat dipertimbangkan sebagai terapi empirik pada infeksi luka Acinetobacter baumannii.&#13;
&#13;
Kata kunci: Acinetobacter baumannii, antibiotik, distribusi, spesimen luka &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132419</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 10:41:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 11:54:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>