<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132201">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INFORMASI MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI PEMILIH PEMULA KECAMATAN SYIAH KUALA TENTANG CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN PADA PEMILU 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhea Amanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Platform media sosial sebagai salah satu manifestasi dari kemajuan teknologi di&#13;
bidang komunikasi. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan&#13;
Informatika, 98 persen anak-anak dan remaja memiliki pengetahuan mengenai&#13;
internet, dan 79,5 persen termasuk menggunakan media sosial. Hal ini&#13;
menunjukkan bahwa pemilih pemula yang berusia antara 17 tahun dan 22 tahun&#13;
termasuk dalam kalangan yang sudah menggunakan media sosial. Adapun&#13;
umumnya tujuan mereka menggunakan internet untuk memudahkan berkomunikasi&#13;
dengan teman dan mendapatkan informasi terbaru dengan mudah dan cepat. Namun&#13;
apa yang ditampilkan pada media sosial bisa merupakan informasi yang buruk atau&#13;
salah. Penyalahgunaan media sosial menjadi perhatian utama bagi pemilih pemula&#13;
di Kecamatan Syiah Kuala dalam mengakses informasi mengenai calon presiden&#13;
dan wakil presiden Indonesia pada pemilu 2024. Tujuan penelitian untuk mengkaji&#13;
pengaruh informasi dari media sosial terhadap persepsi pemilih pemula di&#13;
Kecamatan Syiah Kuala terkait calon presiden dan wakil presiden Indonesia pada&#13;
pemilu 2024, serta bagaimana persepsi mereka terhadap para kandidat tersebut.&#13;
Kajian ini menerapkan teori Agenda Setting oleh Maxwell McCombs and Shaw&#13;
dan konsep persepsi dari Stephen P. Robbins. Metode penelitian yaitu kuantitatif&#13;
dengan 100 responden yang termasuk kategori pemilih pemula dan berdomisili di&#13;
Kecamatan Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ha diterima dan&#13;
H0 ditolak, menjelaskan bahwa informasi dari media sosial membawa pengaruh&#13;
positif terhadap persepsi pemilih pemula di Kecamatan Syiah Kuala mengenai&#13;
calon presiden dan wakil presiden; 2) Persepsi pemilih pemula di Kecamatan Syiah&#13;
Kuala terhadap calon presiden dan wakil presiden cenderung mendukung pasangan&#13;
01 dengan nilai rata-rata 4,14 dan keterangan setuju. &#13;
&#13;
Kata kunci: Informasi Media Sosial, Persepsi Pemilih Pemula, Capres Cawapres&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132201</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 11:38:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 14:30:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>