<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132167">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERGANTIAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAPPEDA KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kasmiyati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Pergantian pimpinan merupakan salah satu cara bahwa manajemen dalam prosesnya untuk mencapai tujuan tidak sedikit mengalami hambatan Banyak faktor­faktor yang berpengaruh sebagai hambatan, hal ini disebabkan pembagian tugas kerja serta pelimpahan wewenang yang tidak jelas Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pergantian pimpinan terhadap kinerja karyawan Bappeda Kabupaten Simeulue Untuk mendapatkan data dan informasi dalam menyelesaikan karya akhir inipenulis mengadakan penelitian langsung pada Bappeda Kabupaten Simeulue dengan objek penelitian mengenai pergantian pimpinan terhadap kinerja pegawai di lingkungan Bappeda Kabupaten Simeulue Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa nilai Chi-Square¢ sebesar27.398, sedangkan Chi-Squareasat pada a = 5% sebesar 12.591, dengan demikian secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja pegawai sebelum dengan sesudah adanya pergantian pimpinan. Hal ini dapat dijelaskan bahwa pimpinan mempunyai peranan yang besar dalam meningkatkan kinerja pegawai dan pemimpin juga dapat merubah suasana kerja menjadi lebih baik. Hal ini dapat dilihat bahwa pergantian pimpinan dapat meningkatkan kinerja pegawai, sehingga dalam suatu organisasi perlu adanya pergantian pimpinan. Hasil penelitian ini sejalan hasil penelitian yang dilakukan oleh Tri Harsini Wahyuningsih, (2001), menyebutkan bahwa kepemimpinan memiliki peran pentingdalam suatu organisasi, selama pengaruhnya masih diterima oleh bawahannya. Untuk itu pemimpin memiliki pengaruh besar pada kinerja organisasional. Fenomena itu membawa pemikiran bahwa dengan bergantinya posisi kepemimpinan berarti akan berdampak juga pada kinerja organisasioal</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132167</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 10:36:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 10:36:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>