<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132123">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTER ANATOMI DAUN BAKAU API-API  (AVICENNIA MARINA  (FORSSK) VIERH.) KAWASAN TERCEMAR DAN TIDAK TERCEMAR PADA HUTAN BAKAU DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IZZA AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran lingkungan merupakan masalah global yang mengancam keberlangsungan ekosistem hutan bakau.  Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di air payau yang lingkungannya bekadar garam tinggi dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pencemaran terhadap anatomi daun bakau Avicennia marina. Metode kerja pembuatan preparat anatomi meliputi proses penyayatan, pewarnaan, dehidrasi, dan mounting. Karakteristik anatomi yang diamati berupa struktur tangkai daun (bentuk luar tangkai daun, struktur jaringan tangkai daun, berkas vaskuler), tulang daun (bentuk luar tulang daun, struktur jaringan dan berkas vaskuler) helaian daun (struktur jaringan helaian daun), jenis trikoma dan stomata. Hasil penelitian menunjukkan bentuk luaran tangkai daun pada A. marina kawasan tercemar adalah bagian adaksial cekung dengan lekukan V dan bagian abaksial berbentuk U sedangkan kawasan tidak tercemar bagian adaksialnya berbentuk U dan bagian abaksialnya berbentuk arka (busur) yang dilengkapi dengan sepasang cuping pada bagian kanan dan kiri pada kedua kawasan. Berkas vaskuler utama pada petiol memiliki sistem terbuka sedangkan berkas vaskuler tambahan memiliki sistem tertutup. Bentuk luaran tulang daun bagian adaksial berbentuk cembung dan bagian abaksialnya berbentuk arka (busur) pada kedua kawasan. Berkas vaskuler pada midrib memiliki sistem tertutup yang dilengkapi dengan berkas vaskuler tambahan pada salah satu bagian. Dinding antiklin permukaan epidermis adaksial berbentuk lurus hingga melengkung sedangkan bagian abaksial lurus hingga bergelombang. Tipe stomata pada A. marina kawasan tercemar adalah parasitik dan aktinositik pada kawasan tidak tercemar. Kerapatan stomata pada kedua kawasan tempat hidup bakau tergolong kedalam kerapatan tingkat rendah. Trikoma berupa trikoma kelenjar dan non kelenjar. Dampak yang timbul akibat dari pencemaran lingkungan adalah penebalan pada kutikula dan trikoma, jaringan palisade berwarna gelap, dan berkurangnya stomata pada daun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132123</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 06:45:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 10:28:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>