<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132079">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KONSUMSI DAN KEAMANAN PANGAN SEGAR DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naufal Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pangan  adalah  kebutuhan  pokok   sekaligus  menjadi  esensi   kehidupan manusia, karenanya hak atas pangan menjadi bagian sangat penting dari hak azasi manusia.  Pangan  segar  adalah  pangan  yang  disajikan  atau  dikousumsi  dalam  keadaan segar, dan hanya mengahami pengolahan minimal. Bahan pangan segar  banyak mengandung komponen gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia,  dan bahkan ada yang tidak tergantikan dengan jenis komponen lainnya.   Selain  tingkat   konsumsi   pangan   segar,   kcamanan   pangan  segar  yang   dikonsumsi  merupakan  hal  yang  penting   untuk  diperhatikan.  Keamanan  pangan  adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari  kemungkinan  cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan  membahayakan  kesehatan manusia.&#13;
               Penelitian ini bertujuan uutuk mengetahul jumlah konsumsi pangan segar, untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan segar,  dan untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan  segar. Kabupaten Aceh Barat Daya dipilih sebagai lokasi survey karena komoditi unggulan  kabupaten  Aceh  Barat  Daya  adalah  sektor  pertanian.  Penelitian  ini  dilakukan di Kabupaten Aceh Barat Daya dengan metode survei selama 3  bulan  dengan waktu pengambilan data selama 5 minggu. Penarikan sampel kecamatan  dan  desa yang menjadi  sampel   penelitian ditentukan  secara  mustistage cluster random sampling,    sedangkan  sampel  rumah  tangga  di  setiap  desa   ditentukan  secara snowball  Sampling. Jumlah sampel terdiri atas 80 kepala keluarga (KK).&#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase konsumsi ikan lebih begar  tiga  kali   lipat  dari  persentase  konsumsi  buah  dan  sayur.   Rata-rata  jumlah konsumsi sebesar 226,823 g/orang/hari, konsumsi sayur 65296 g/orang/hari dan  konsumsi   64,415   g/orang/hari.   Bila  dibandingkan  dengan  jumlah   konsumsi  nasional maka jumlah konsumsi ikan di kabupaten Aceh Barat Daya lebih besar,  namun jumlah konsumsi buah dan sayur di kabupaten Aceh Barat Daya lebih rendah dari jumlah konsumsi buah dan sayur nasional. Tingkat pengetahuan dan  praktek keamanan pangan  segar di kabupaten Aceh Barat Daya tergolong medium  atau menengah.  Profil pengetahuan dan praktek keamanan pangan (food safety knowledge and practice)  tingkat keluarga di Kabupaten Aceh Barat Daya sudah baik,  kecuali  pada   kategori  pertanyaan  kerusakan  pangan  segar nilai  gizi,  penggunann boraks dan penggunaan formalin. Pengetahuan  masyarakat tentang  penggunaan  zat kimia sudah cukup baik (6125%) dan masyarakat juga sadar  (98,75%)   untuk   tidak  menggunakan   bahan   kimia   berbahaya   pada   proses  penyimpanan. Namun yang mengetahul dampak dari  &#13;
 penggunaan zat kimia masih  sangat  sedikit  (18,75%).  Masyarahat  menyatakan  bahwa  masalah  keamanan&#13;
pangan harus  menjadi tanggung jawab  semua pihak.  Berdasarkan hasil  survey  tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap konsumsi dan keamanan pangan segar, diperoleh bahwa sebagian besar masyankat (90%) telah menyadari  pentingya mengkonsumsi pangan segar, namun 65% masyarakat tidak mengetahul  ciri-ciri sayur dan buah  yang aman untuk dimakan.. Selain itu 55%   masyarakat  tidak mengetahui tentang cara menghilangkan pestisida pada  sayur dan buah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132079</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 16:29:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 16:29:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>