PENGARUH PENGGUNAAN SULFUR KAPING TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA BENDA UJI KUBUS (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,35; 0,40 DAN 0,45) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN SULFUR KAPING TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA BENDA UJI KUBUS (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,35; 0,40 DAN 0,45)


Pengarang

Rahmi Hayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Penelitian ini melaporkan basil penelitian pengaruh penggunaan sulfur/belerang pada kaping benda uji terhadap kuat tekan beton, pengujian dilakukan pada benda uji kubus dengan ukuran 15x 15 x 15 cm sebanyak 120 benda uji, dengan3 variasi Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan yaitu 0,35; 0,40; dan 0,45. Sebagai benda uji kontrol dibuat benda uji dengan kaping semen Portland tipe I FAS 0,29.Kaping diletakkan dengan 2 cara yaitu atas saja dan atas dengan bawah. Sulfur/belerang yang digunakan pada penelitian berasal dari daerah pegunungan Takengon Aceh Tengah yang berupa bongkahan-bongkahan dengan diameter 10 cm hingga 12 cm. Kaping sulfur/belerang dibuat dengan ditambahkan filler pada proses pembuatannya. Filler yang dipakai yaitu abu batu yang lolos saringan 0,59 mm yang didapat dari pengolahan batu pecah Indrapuri. Semen yang digunakan yaitu semenyang diproduksi oleh PT. Semen Padang. Sebelum benda uji kubus 15 x 15 x 15 cm dicetak, dibuat terlebih dabulu cetakan kubus 5 x 5 x5cm untuk mengetahui masing­masing nilai kuat tekan belerang dan abu batu dengan semen Portland tipe I. Hasil penelitian kuat tekan kubus 5 x5x 5 ini cm menunjukkan bahwa belerang dan abu batulolos saringan 0,59 mm dengan perbandingan berat 3:1 lebih tinggi 20,19% dibandingkan nilai kuat tekan pasta semen (semen Portland tipe I) FAS 0,29, jadi belerang dapat dipakai sebagai kaping benda uji kubus. Hasil penelitian benda ujikubus menunjukkan bahwa terjadi perubahan kuat tekan beton sebesar 3,18% hingga4,01%, nilai tersebut merupakan perbandingan kuat tekan benda uji kaping belerang letak atas dan bawah terhadap benda uji kaping semen Portland tipe I letak diatas.Perubahan peningkatan yang terjadi antara kuat tekan beton kaping semen Portlandtipe I letak diatas dengan kaping belerang letak diatas yaitu dari 1,69% hingga 2,35%, sedangkan perubahan peningkatan yang terjadi antara kuat tekan beton kaping semen Portland tipe l letak di atas dan di bawah dengan kaping belerang letak di atas dan dibawah yaitu dari 0,29% hingga 1,08%. Pola keretakan pengujian kuat tekan beton yang terjadi pada masing-masing benda uji hampir sama, yaitu tipe columnar, jadi kaping dari bahan yang berbeda tidak mempengaruhi bentuk keretakan beton.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK