<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132053">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS MIKROENKAPSULASI MINYAK ATSIRI BERBASIS MINYAK NILAM TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TAMARA DINNI WIJAYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak atsiri adalah ekstrak alami yang berasal dari tumbuhan, minyak ini banyak &#13;
digunakan sebagai bahan kosmetik, antijamur dan antibakteri. Mikroenkapsulasi adalah metode &#13;
yang umumnya digunakan untuk menangani minyak dalam bentuk cairan, metode ini merupakan &#13;
salah satu teknik yang paling banyak digunakan untuk melindungi senyawa bioaktif dari berbagai &#13;
faktor lingkungan dan menghindari kerusakan yang dapat melindungi senyawa penting sehingga &#13;
dapat bertahan lama dan masih dapat dimanfaatkan oleh dengan baik.Teknik mikroenkapsulasi &#13;
yang sering digunakan adalah spray drying atau yang sering disebut pengeringan semprot.&#13;
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat keefektifan minyak atsiri berbasis minyak nilam &#13;
sebagai antibakteri pada bakteri Streptococcs mutans dengan menggunakan 3 bahan penyalut yaitu &#13;
Gum arab, inulin dan maltodekstrin dan konsentrasi yang berbeda-beda yaitu 20%, 40%, 60% dan &#13;
80%. Antibiotik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chlorhexidine yang juga berfungsi &#13;
sebagai kontrol +. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode &#13;
Kirby Baeur dimana uji ini adalah pengukuran zona hambat disekeliling kertas cakram. Data &#13;
dianalisis dalam bentuk gambar dan tabel. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini &#13;
menunjukkan bahwa bahan penyalut mikroenkapsulasi minyak atsiri maltodekstrin dengan &#13;
konsentrasi 80% yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132053</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 15:37:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-20 09:16:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>