<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132039">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN FISIK PENANGKAP  SAMPAH PADA SUB-SISTEM SALURAN  DRAINASE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sonia Amanda Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyebab  utama  pencemaran  air sungai  adalah  pembuangan  sampah  ke dalam  saluran  drainase  yang  alirannya  menuju  sungai.  Sampah-sampah   yang masuk ke dalam sungai semakin lama semakin banyak sehingga akan mengalami penumpukan. Hal ini dapat menyebabkan penurunannya  kualitas air dan penyempitan kapasitas aliran air sungai. Masalah kualitas air dapat di atasi dengan melakukan penggelontoran, sedangkan masalah sampah yang menjadikan penyempitan  aliran  air  sungai  dapat  di  atasi  dengan  menggunakan  penangkap sampah  pada  sistem  saluran  drainase.  Penelitian  ini bertujuan  untuk merencanakan  penangkap  sampah yang berada pada sub-sistem  saluran drainase yang alirannya menuju sungai sebagai pembuangan akhir. Saringan penangkap sampah dan keranjang  sampah  yang digunakan  pada penelitian  ini terbuat  dari kawat ayam dengan diameter kisi-kisi yaitu 1   cm x 1   cm. Saluran drainase yang digunakan  berbentuk  penampang  persegi panjang dengan  ukuran  lebar  25 cm, tinggi 25 cm dan panjang 400 cm yang dibuat dari beton.  Debit percobaan ke 1&#13;
Q, = 0,002 m3/s, percobaan ke 2 Q = 0,001 m3/s dan percobaan ke 3  Q3, = 0,0005 m3/s.  Setiap percobaan  dilakukan  5  kali run dengan  5  variasi  sudut perletakan saringan penangkap  sampah yaitu 90&quot;,  75&quot;,  60&quot;, 45&quot;, dan 30&quot;.  Sudut perletakan&#13;
saringan penangkap  sampah 75 dan 90°  dari segi material paling ekonomis dari sudut  lainnya,  namun  pada  kedua  sudut  ini  sampah  yang  lewat  atau  masuk keranjang  paling  sedikit.  Sampah yang paling banyak lewat saringan penangkap sampah atau yang masuk ke dalam keranjang adalah sudut perletakan 30&quot;,  namun&#13;
pada  sudut  ini  membutuhkan  saringan  penangkap  sampah  yang  lebih  panjang yaitu 49,5 cm, sehingga dari segi material sudut tersebut tidak ekonomis dan dapat merusak lingkungan sekitar saluran drainase tersebut.  Sudut perletakan  saringan penangkap  sampah  yang  optimum  adalah  berada  diantara  sudut  45° dan  60°, karena jumlah  sampah yang lewat atau masuk ke dalam keranjang  lebih banyak daripada yang tertahan serta panjang saringan yang dibutuhkan lebih pendek yaitu&#13;
35,2 cm dan 29 cm, sehingga dari segi material lebih ekonomis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DRAINAGE - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.54</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132039</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 15:18:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-26 12:12:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>