Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN PADI DAN NENAS SERTA PERUBAHAN SIFAT FISIK DAN KIMIA AKIBAT PEMBANGUNAN JARINGAN DRAINASE DI PULO CUT KECAMATAN BAKONGAN KABUPATEN ACEH SELATAN
Pengarang
Zulhaqqi Rizal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9951121729
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ZULHAQQI RIZAL. Kesesitaian lahan gambut untuk tanaman Nenas dan Padi serta perubahan sifat fisik dan kimia akjbat pembangunan jaringan drainase Pulo Cut Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Selatan (di bawah bimbingan Darusman sebagai ketua dan Syakur sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman nenas dan padi serta melihat perubahan sifat fisik dan kimia tanah gambut akjbat dari pembuatan saluran drainase.
Penelitian ini dilaksanakan di Calon Pembangunan Jaringan Drainase di Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Selatan, yang berlangsung dari bulan Januari sampai Februari 2004. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui surei biofisik lahan,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di daerah penelitian diperoleh tiga Satuan Peta Lahan (SPL). Ketiga SPL tersebut memiliki kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial yang berbeda-beda. Untuk tanaman nenas kelas kesesuaian aktual yaitu SPL I dan 2 adalah kelas S3 (sesuai marginal) dengan faktor pembatasnya curah hujan tinggi dan drainase terhambat, sedangkan SPL 3 adalah kelas N (tidak sesuai) dengan faktor pembatasnya adalah ketebalan gambut mencapai >250 cm. Setelah input teknologi diberikan pada SPL I dan 2 yaitu pembuatan saluran drainase kelas kesesuaian potensial untuk tanaman nenas menjadi S3 (sesuai marginal), yang faktor pembatasnya curah hujan tinggi tetap (tidak dapat diperbaiki). Sedangkan untuk tanaman padi kelas kesesuaian aktual yaitu SPL 1 yaitu cukup sesuai (S2) dengan faktor pembatasnya adalah ketebalan gambut, kejenuhan basa dan pH masam pada SPL 3 adalah kelas N (tidak sesuai) dengan faktor pembatasnya adalah ketebalan gambut mencapai >250 cm. Setelah diberikan input teknologi pada SPL 1 dan 2 yaitu pengapuran dan pemupukan, kelas kesesuaian potensial untuk tanaman padi menjadi SI (sangat sesuai).
Pengaturan pola tata air mempengaruhi beberapa sifat fisika dan kimia tanah gambut dimana penurunan permukaan tanah semakin besar sejalan dengan tingginya penurunan level permukaan air. Kadar air tanah gambut dan berat volume tanah gambut semakin menurun seiring dengan menurunnya perlakuan penurunan level muka air. Selanjutnya kadar P tersedia, Al-dd dan Fez 03 pada seinua level penurunan permukaan air tergolong rendah sampai dengan sangat rendah. Sedangkan pH pada semua level penurunan permukaan air tergolong masam dan sangat masam.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN KMIA GAMBUT JAMBO AYE SERTA PERTUMBUHAN TANAMAN KENAF AKIBAT PERLAKUAN BERBAGAI KEDALAMAN DRAINASE (Lilis Indriansyah, 2025)
EVALUASI TINGKAT KESESUAIAN LAHAN GAMBUT SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN TANAMAN PANGAN DI KECAMATAN KOTA SUBULUSSALAM (BINHAR, 2019)
PERENCANAAN TEKNIS JARINGAN DRAINASE DAERAH RAWA PULO CUT KABUPATEN ACEH SELATAN (Nomy Sariani, 2024)
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI AREAL BEKAS HUTAN RAWA, KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (KHAIRIL ANWAR, 2015)
PENATAAN KAWASAN TANAMAN PANGAN DAN PERKEBUNAN BERBASIS KESESUAIAN LAHAN DI KECAMATAN LABUHANHAJI TIMUR RNKABUPATEN ACEH SELATAN (MULYANTI, 2014)