<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="132013">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BERBAHAN BAKU KOTORAN HEWAN DAN BATANG SEMU PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA VAR. BALBISIANA COLLA) TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN MINT (MENTHA PIPERITA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Fannisa Adelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik&#13;
berbahan baku kotoran hewan dan batang semu pisang kepok (Musa paradisiaca var.&#13;
Balbisiana colla) terhadap produktivitas tanaman mint (Mentha piperita L.).&#13;
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Agustus 2024 di Nilam Innovation&#13;
Park (Nino Park) dan Laboratorium Herbarium, Departemen Biologi, Fakultas&#13;
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini&#13;
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan.&#13;
Perlakuan terdiri atas kontrol (P0), tanah + kompos kambing (P1), tanah + kompos&#13;
sapi (P2), dan tanah + kompos ayam (P3). Parameter yang diukur adalah jumlah daun,&#13;
berat basah tanaman, dan berat kering tanaman. Data hasil penelitian dianalisis&#13;
menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) menggunakan SPSS versi 25, kemudian&#13;
diuji lanjut menggunakan Uji Lanjut Duncan pada taraf signifikan 95%. Hasil&#13;
penelitian diperoleh bahwa jumlah daun terbanyak terdapat pada perlakuan P3&#13;
(kompos ayam) dengan rata-rata jumlah daun sebanyak 202,60 helai dan P1 (kompos&#13;
kambing) sebanyak 190,60 helai. Berat basah tanaman tertinggi diperoleh pada&#13;
perlakuan P3 (kompos ayam) dengan berat 81,2 g dan P1 (kompos kambing) dengan&#13;
berat 74,6 g. Berat kering tanaman tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 (kompos&#13;
ayam) dengan berat 8,60 g dan P1 (kompos kambing) dengan berat 7,60 g. Kesimpulan&#13;
dari penelitian ini adalah pemberian pupuk kompos ayam (P3) dan kompos kambing&#13;
(P1) memberikan hasil terbaik dengan rata-rata jumlah daun, berat basah, dan berat&#13;
kering tanaman yang tertinggi pada produktivitas tanaman mint (Mentha piperita L.).&#13;
&#13;
Kata kunci: kotoran hewan, batang semu pisang kepok, mint (Mentha piperita L.),&#13;
pupuk organik, berat basah, berat kering</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>132013</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 13:26:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-23 15:14:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>