<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131981">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN SKENARIO GEMPA DAN TSUNAMI UNTUK MELIHAT GENANGAN DAN TINGGI GELOMBANG MENGGUNAKAN SOFTWARE DELFT3D DI KAWASAN PANTAI  BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendra Rizki F</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui dan  menganalisis daerah  kawasan pantal Banda Aceh yang rawan berpotensi  tsunami yang ditampilkan  kedalam bentuk peta daerah genangan. Penelltian ini dllakukan dengan memllih beberapa  gempa pada&#13;
kedalaman  yang  berbeda-beda   yang  divarlaslkan  dengan  pusat   eplsentrum  serta&#13;
parameter-parameter sudutnya dan pemecahannya menggunakan bantuan sebuah program perangkat  lunak bernama Delft3D.  Lokasi  penelltlan  adalah daerah kawasan pantal Banda Aceh bagian utara. Secara garis besar, penelltian ini terdiri atas tiga tahap,&#13;
yaitu   pre-processing,   processing,   dan  post-processing.  Pre-processing  dimulai  dari&#13;
persiapan  data  berupa data  batimetri,  topografi  dan land boundary.  Persiapan  model yaltu membuat grid komputasi  dan pemilihan skenario gempa dengan kedalaman yang berbeda-beda,  dibagi atas 3.  Pertama  skenarlo gempa dari data hlstorls yang pemah terjadi di Indonesia  selang tahun 2000-2005 yaitu  gempa 7,4 Mw di kedalaman 30 dan&#13;
33 km serta gempa 8,6 Mw di kedalaman 30 km.  Kedua, skenario gempa pilihan yaitu&#13;
gempa 7,5 Mw di  kedalaman 15 dan 20 km, gempa 8,0 Mw di kedalaman 10 dan 20 km serta gempa 8,5 Mw di kedalaman 10  dan 20 km. Ketlga,  skenario gempa acak yaitu besar gempa yang sama dengan skenario kedua hanya letak episentrum berada pada&#13;
5,73° LU  dan  94,71LS.  Kemudian  membuat  kondisi  awal tsunami  memakai metode Okada.  Processing dilakukan dengan memasukkan seluruh data  kondisi  awal tsunami yang telah dlbuat kedalam sebuah file yang dinamakan mdf (master definition file) untuk mendapatkan file fourier. File fourier kemudian di konversikan untuk mendapatkan hasll berupa maping yang dibagi atas 3, yaitu tinggl genangan, tinggl gelombang dan jarak&#13;
penggenangan. Hasil yang didapat dari ketiga skenario tersebut,  menunjukkan  bahwa gempa yang berpotensi terjadinya tsunami dlhasllkan oleh skenario acak pada gempa 8,0 dan 8,5 Mw di kedalarnan 10 dan 20 km dengan tinggi gelombang mencapal 3 hingga 6 meter, dan gempa 8,5 Mw di kedalaman 10 dan 20 km pada skenario pilihan dengan tinggi gelombang 2 hingga 3 meter.  Untuk data tinggi  genangan, pada skenarlo data gempa historis rata-rata  nilai  adalah satu meter,  pada skenario pilihan rata-rata  nilai adalah 2-4 meter sedangkan pada skenario acak rata-rata 4-5 meter.&#13;
&#13;
Keywords :  Delft3D, Pre-processing,  Processing, Post-processing,  Okada, mdf file, fourier.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131981</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 12:19:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 12:19:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>