PERENCANAAN KEMBALI DRAINASE KOTA BANDA ACEH PASCA TSUNAMI DENGAN MENGGUNAKANRNSISTEM INFORMASI GEOGRAFISRN(SUATU PERENCANAAN TEKNIS UNTUK WILAYAH KAMPUNG LAKSANA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN KEMBALI DRAINASE KOTA BANDA ACEH PASCA TSUNAMI DENGAN MENGGUNAKANRNSISTEM INFORMASI GEOGRAFISRN(SUATU PERENCANAAN TEKNIS UNTUK WILAYAH KAMPUNG LAKSANA)


Pengarang

Isma Arsyani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9841110921

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gempa bumi yang disusul tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, disamping menimbulkan korban jiwa juga mengakibatkan kerusakan tata ruang kota dan perubahan kegunaan tata guna lahan di Kota Banda Aceh. Kerusakan dan perubahan ini juga mempengaruhi sistem drainase kota yang telah ada. Untuk itu diperlukan perencanaan kembali sistem drainase kota. Salah satu cara untuk merencanakan kembali sistem drainase kota yaitu menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Sistem Informasi Geografis merupakan suatu sistem berbasiskan komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi- informasi geografis . Dengan demikian data basil dari penulisan Tugas Akhir ini seperti pembuatan peta rencana jaringan drainase yang mencakup saluran primer dan sekunder dengan fasilitas drainasenya akan ditampilkan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Melaui metode sistem informasi geografis juga dapat diketahui perubahan variabel dasar suatu lahan seperti topografi, slope, dan koefisien lain yang mempengaruhi sistem drainase. Sehingga nantinya dapat direncanakan dimensi saluran drainase dan bangunan penunjang lainnya yang sesuai dengan medan wilayah tersebut. Wilayah perencanaan dibagi dalam enam daerah pelayanan yang muara pembuangnya direncanakan di jalan Pocut Baren. Debit yang dialirkan saluran adalah debit banjir rencana akibat hujan rencana
untuk periode ulang 5 tahun, X5 = 152,56 mm. Hujan rencana diperoleh dari hitungan analisis secara statistik yang mengikuti sebaran Gumbel. Saluran drainasee direncanakan berbentuk empat persegi dengan memakai pelindung dari beton. Penampang melintang saluran mengikuti penampang hidrolis terbaik. Setiap saluran yang memotong jalan direncanakan gorong-gorong dengan tipe hulu tidak terendam, lebar gorong-gorong sama dengan lebar saluran yang ada di hulunya.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK