POLA KONSUMSI PANGAN ANAK BALITA YANG MENDERITA GIZI BURUK (PENELITIAN DI DESA LAMME KECAMATAN BIANG BINTANG ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA KONSUMSI PANGAN ANAK BALITA YANG MENDERITA GIZI BURUK (PENELITIAN DI DESA LAMME KECAMATAN BIANG BINTANG ACEH BESAR)


Pengarang

Ella Srimaryanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0261410010

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul "Pola Konsumsi Pangan Anak Balita yang Menderita Gizi Buruk (Penelitian di Desa Lamme Kecamatan Blang Bintang Aceh Besar)" ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang karakteristik keluarga anak balita (besar keluarga, pekerjaan, penghasilan dan umur anak) dan pola konsumsi pangan anak balita di Desa Lamme Kecamatan Blang Bintang. Subjek dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling yaitu ibu-ibu yang memiliki anak balita yang mengalami gizi buruk sebanyak 6 orang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dianalisa secara kualitatif. Analisis data menunjukkan bahwa karakteristik keluarga yang mempunyai anak balita di Desa Lamme beragam dan berbeda-beda. Setiap keluarga memiliki 2-7 orang anak. Jumlah balita yang dimiliki oleh setiap keluarga umumya berkisar antara 2-5 tahun. Orang tuanya berprofesi sebagai wiraswasta, pedagang, pegawai negeri dan petani, dengan penghasilan berkisar antara Rp.500.000-I.250.000. Pola konsumsi pangan anak balita di Desa Lamme Kecamatan Blang Bintang bervariasi, yaitu dua keluarga suka sayur (melinjo,kangkung, singkong, kacang panjang, terong), empat keluarga hanya makan nasi dengan lauk pauk saja, dan ada juga keluarga yang memberikan nasi untuk anaknya dengan minyak dan ikan goreng saja tanpa dilengkapi dengan sayur dan buah. Semua keluarga balita yang mengalami gizi buruk di desa Lamme menganut sistem dua sehat dan tidak ada sempuma (susu). Menurut responden sudah ada lauk dan nasi saja sudah cukup, selain itu ada tiga anak balita tidak suka makan nasi dan hanya mau makan kue serta makanan ringan, sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat.

Kata kunci : Pola konsumsi pangan, anak balita, gizi buruk

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK