<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131927">
 <titleInfo>
  <title>PUSAT STUDI KEBUDAYAAN ISLAM TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR ISLAM</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lukman Mahathir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Perkembangan media informasi yang sangat gencar diera globalisasi sekarang ini, telah banyak membawa dampak positif dan negatif pada kehidupan masyarakat di Indonesia pada umumnya dan Nanggroe Aceh Darussalam khususnya. Dampak positifnya adalah kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang diinginkannya. Namun sebaliknya, juga terdapat dampak negatifnya yaitu masuknya pengaruh kebudayaan asing yang bersifat negatif yang dapat merusak akhlak dari generasi muda, dan membawa mereka semakin jauh dari kehidupan yang berbudaya Islami. Maka diperlukannya sebuah wadah yang dapat menampung kegiatan pendidikan tentang kebudayaan Islam.  Apalagi sekarang ini telah diberlakukannya pelaksanaan Syariat Islam di Nanggroe Aceh Darussalam. Atas dasar pemikiran diatas, maka perlu di sediakan suatu tempat yaitu Pusat Studi Kebudayaan Islam. Dalam proses perancangan ini diawali dengan pendekatan studi, literatur/kepustakaan, studi banding, studi lapangan. Tahap  selanjutnya adalah mengidentifikasi masalah yang timbul dalam perancangan  dengan pertimbangan antara lain: luasan tapak, peraturan pemerintahan setempat, dan tuntutan perancangan, permasalahan tersebut dianalisis lebih lanjut meliputi analisis kondisi lingkungan, analisis tapak, analisis fungsional, dan analisis fisik bangunan. Dari hasil pembahasan diperoleh konsep perancangan Pusat Studi Kebudayaan Islam dengan tema Arsitektur Islam. Konsep ini merupakan acuan dalam perancangan Pusat Studi Kebudayaan Islam. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131927</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 10:08:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-19 10:08:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>