PENGARUH SELF-ACCEPTANCE IMPORTANCE, AFFILIATION IMPORTANCE DAN COMMUNITY FEELING IMPORTANCE TERHADAP COMPULSIVE BUYING (STUDI KASUS PADA MABASISWA FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SELF-ACCEPTANCE IMPORTANCE, AFFILIATION IMPORTANCE DAN COMMUNITY FEELING IMPORTANCE TERHADAP COMPULSIVE BUYING (STUDI KASUS PADA MABASISWA FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH)


Pengarang

Maulida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0901102010145

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance terhadap compulsive buying di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsyiah. Sampel penelitian sebanyak 100 orang mahasiswa yang berbelanja pada lima supermarket di Kata Banda Aceh terdiri dari supermarket Pante Pirak, Suzuya, Hermes Palace, Indomaret dan Barata. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda. Penelitian menemukan bahwa self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance berpengaruh positif terhadap compulsive buying dikalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsyiah. Variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap compulsive buying adalah self-acceptance importance. Kemudian menyusul community feeling acceptance di urutan kedua dan affiliation acceptance di urutan ketiga. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai F hitung > F tabel, dan nilai t hitung masing-masing variabel juga lebih besar dari nilai t tabel dapat diartikan, baik secara simultan maupun secara parsial, self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance berpengaruh signifikan terhadap compulsive buying. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, intcnsitas compulsive buying dikalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsyiah secara nyata dipengaruhi oleh self-acceptance importance, affiliation acceptance, dan community feeling acceptance.
Kata Kunci: Compulsive Buying, Self-Acceptance Importance, Affiliation Acceptance dan Community Feeling Acceptance.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK