Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POLA DAN SENSITIVITAS BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG OPERASI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
Devi Fitriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0707101010078
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
617.22
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Infeksi nosokomial telah menjadi penyebab utama kematian pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola bakteri yang berpotensi sebagai penyebab infeksi nosokomial di Ruang Operasi RSUDZA. Metode penelitian ini adalah observasi laboratorium melalui kultur dan uji sensitivitas, bakteri diisolasi dari usap tangan/hidung tenaga kesehatan, usap tangan/hidung pasien dan usap peralatan dan mobile ruangan operasi RSUDZA. Hasil yang diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan 54 bahan pemeriksaan dan ditemukan 11 bahan pemeriksaan (20,4%) terisolasi mikroorganisme. Bahan pemeriksaan yang terisolasi diperoleh dari usap tangan/hidung tenaga kesehatan, usap tangan/hidung pasien dan usap peralatan dan mobile ruangan masing-masing dengan presentasi 31,25%, 28,57%, dan 5,9%, sementara bahan pemeriksaan dari usap peralatan tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri. Spesies bakteri yang terindentifikasi adalah bakteri gram positif yaitu Staphylococcus aureus (15,38%), Staphylococcus sp. (61,54%) dan Gram Positif Batang (7,69%) serta Gram negative yaitu Acinetobacter sp. (15,39%). Bakteri tersebut yang tergolong petogen adalah Staphylococcus dan Acinetobacter sp. Hasil uji sensitivitas bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan bakteri sensitive meropenem (MEM) (100%), gentamisin (CN) (100%), vancomisin (VA) (50%), siprofloksasin (CIP) (50%). Hasil uji sensitivitas bakteri Acinetobacter sp. menunjukkan bakteri sensitive meroponem (MEM) (100%), gentamisin (CN) (100%), siprofloksasin (CIP) (100%), tobramisin (TOB) (100%), tikarsilin-asam klavulanat (TIM) (50%), seftazidim (CAZ) (50%), sefotaksim (CTX), seftriakson (CRO) (50%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola bakteri pathogen yang berpotensi sebagai penyebab infeksi nosokomial di Ruang Operasi RSUDZA yaitu Staphylococcus dan Acinetobacter sp. Staphylococcus aureus yang ditemukan masih sensitive terhadap meroponem dan gentamisin sedangkan Acinetobacter sp sensitive terhadap meroponem, gentamisin, siprofloksasin dan tobramisin.
Tidak Tersedia Deskripsi
ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK BAKTERI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (IDEBINA PASLIKO, 2013)
ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK BAKTERI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Idebina Pasliko, 2016)
POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN (Aulia Syahputra, 2023)
IDENTIFIKASI BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RA WAT INAP MATA-THT RSUDRNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muhammad febriansyah, 2023)
IDENTIFIKASI BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP MATA-THT RSUDRNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muhammad febriansyah, 2023)