Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN MULSA ENCENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.)
Pengarang
Nanda Fahrita - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
020510101010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009
Bahasa
Indonesia
No Classification
635.26
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
NANDA FAIIRITA. "Pengaruh Pemberian Mulsa Enceng Gondok Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)", di bawah bimbingan lr. Said lmran A.K sebagai ketua dan Ir. Erita Hayati M.P.
sebagai anggota.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mulsa enceng gondok terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah, serta terdapatnya interaksi antara pemberian mulsa enceng gondok dengan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.
Penelitian ini berlangsung dari tanggal 27 April sampai dengan 6 Juli 2008, di Desa Reukih Keupula Kecamatan lndrapuri Kabupaten Aceh Besar. Bahan-bahan yang digunakan selama penelitian ini adalah mulsa enceng gondok, umbi bawang merah varietas Filipina, Bangkok dan India, pupuk kandang sebanyak 36 kg, pupuk
NPK sebanyak 1800 g. Alat-alat yang digunakan selam penelitian berlangsung yaitu cangkul, garu, meteran, timba, timbangan, gembor, handsprayer, parang, tali rapia, kalkulator dan alat tulis menulis.
Rancangan percobaan yang digunakan adalali Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial 2x3 dengan 3 ulangan sehingga didapat 18 satuan percobaan. Faktor yang diteliti yaitu mulsa enceng gondok terdiri atas 2 taraf yaitu: Mulsa Enceng Gondok dan Tanpa mulsa. Faktor Varietas terdiri atas 3 taraf yaitu : Filipina, Bangkok dan India.
Peubah yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun umur 23, 38 dan 53 hari setelah tanam, bobot berangkasan basah serta bobot berangkasan kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa berpengaruh sangat nyata pada jumlah daun tanaman bawang umur 23 HST dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman bawang umur 38 dan 53 HST. Pertumbuhan dan hasil yang cenderung lebih baik dijumpal pada perlakuan pemberian mulsa enceng gondok.
Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun tanaman bawang umur 38 HST dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman bawang umur 38 dan 53 HST, serta jumlah darn tanaman bawang umur 53 HST. Pertumbuhan dan hasil yang cenderung lebih baik dijumpai pada varietas Bangkok. Terdapat interaksi nyata antara pengaruh pemberian mulsa terhadap beberapa varietas tanaman bawang terhadap jumlah daun umur 38 HST. Kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan tanpa mulsa terhadap varietas Filipina.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH DOSIS MULSA SEKAM PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) (Cut Meutia, 2018)
EFEKTIVITAS PENGUNAAN MULSA DAN BIOCHAR LIMBAH KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAHRN(ALLIUM ASCALONICUM L.) (DAHNIL, 2023)
PENGARUH DOSIS MULSA JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) (Ratna Dewi, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DI LAHAN YANG TERKENA DAMPAK TSUNAMI (Haswandi, 2024)
APLIKASI PUPUK GUANO DAN MULSA ORGANIK SERTA PENGATURAN JARAK TANAM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TANAH DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) (Mulyono, 2014)