PENGARUH BESAR PENAMBAHAN BEBAN DAN KECEPATAN PEMBEBANAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN BENDA UJI SILINDER DAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,45; 0,50) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BESAR PENAMBAHAN BEBAN DAN KECEPATAN PEMBEBANAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN BENDA UJI SILINDER DAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,45; 0,50)


Pengarang

Agung Ramadhona - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204101020005

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seberapa jauh koefisien hubungan antara pengaruh dari besar penambahan beban dan kecepatan pembebanan terhadap perilaku kuat tekan beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah silinder berjumlah 79 benda uji dengan ukuran panjang 300 mm, dan berdiameter 150 mm. Faktor air semen yang digunakan adalah 0,45 dan 0,50; tinggi slump 750-100 mm dan diameter agregat maksimum yang digunakan 25,4mm. Pengujian kuat tekan silinder beton dilakukan pada saat beton berumur 28hari. Standar yang digunakan dalam penelitian ini adalah American Concrete Institute (ACI), American Society for Testing Material (ASTM), British Standard (BS), dan Peraturan Beton Indonesia (PB1-1971). Pada penelitian ini pengujian beton dibedakan tiga variasi besar penambahan beban (1.8 ton, 2.7 ton dan 3.6 ton) dan tiga variasi kecepatan pembebanan (5 detik, 10 detik, dan 15 detik). Perencanaan campuran beton didasarkan pada metode perbandingan berat material. Semen yang digunakan adalah PC (Portand Cement) Tipe I produksi PT. Semen Padang. Analisis Varian yang dipilih adalah analisis varian klasifikasi dua arah model efek tetap. Analisis regresi yang digunakan adalah analisis Linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi interval pembebanan beton berpengaruh nyata terhadap kuat tekan beton, yang dilakukan oleh perhitungan persen dari R-square. Kuat tekan beton maksimum yang didapat pada beban 3,6 ton dengan waktu tersingkat 5detik untuk setiap FAS. Untuk menghitung Tegangan dan Regangan pada penelitian ini menggunakan Portable Data Logger, dan untuk pengujian kuat tekan beton menggunakan (Loading Tester) merek Ton Industrie buatan Manhein Jerman yang berkapasitas 1OO Ton.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK